Slippage adalah apa? Makna dan Dampaknya terhadap Trading
Dalam pasar keuangan yang mengalami perubahan harga setiap detik, seperti Forex atau pasar mata uang digital, fenomena yang paling ditakuti trader adalah Slippage di Forex - perbedaan antara harga yang kita harapkan dan harga yang benar-benar dieksekusi
Slippage atau slippej terjadi ketika Anda mengirimkan perintah beli/jual, tetapi harga pasar berubah sebelum sistem mengeksekusi perintah tersebut. Hal ini disebabkan oleh volatilitas pasar yang tinggi, keterlambatan koneksi jaringan, atau berita penting yang dirilis secara mendadak
Contoh Slippage di Forex
Situasi 1: Tanpa Slippage
Anda ingin membeli di 1.3650 dan harga ask di pasar adalah 1.3650 tepat
Perintah dieksekusi pada harga yang diinginkan
Situasi 2: Slippage positif ((menguntungkan))
Anda ingin membeli di 1.3650 tetapi harga ask berubah menjadi 1.3640
Mendapatkan harga yang lebih baik, selisih 10 pips
Situasi 3: Slippage negatif ((merugikan))
Anda ingin membeli di 1.3650 tetapi harga ask berubah menjadi 1.3660
Harus membeli dengan harga 10 pips lebih mahal
7 Cara Mengurangi Slippage di Forex Sebanyak Mungkin
Meskipun kita tidak bisa menghilangkan Slippage sepenuhnya, mengikuti langkah-langkah berikut akan membantu mengurangi dampaknya
1. Pilih broker yang memiliki tingkat Slippage rendah
Mencari broker yang diawasi oleh otoritas terkemuka adalah langkah awal yang penting. Broker yang terpercaya akan menyediakan layanan ECN yang terhubung langsung ke tingkat interbank, yang biasanya memiliki Slippage lebih sedikit.
Jika Anda menemukan Slippage terjadi lebih dari 1 dari 10 kali atau besar Slippage melebihi rata-rata pasar secara signifikan, mungkin saatnya untuk beralih broker
2. Perhatikan dan periksa kualitas koneksi internet
Menggunakan koneksi kabel daripada Wi-Fi akan mengurangi latensi secara signifikan. Matikan program lain yang menggunakan internet, seperti Skype atau messenger, selama waktu trading.
Bagi trader scalping ((mengambil keuntungan jangka pendek)), kepercayaan terhadap koneksi yang stabil sangat penting
( 3. Atur batas maksimum Slippage di sistem
Saat membuat order baru, atur “Maximum Deviation” )(deviasi maksimum)### dari harga yang diminta. Jika harga pasar bergerak melewati batas ini, order tidak akan dieksekusi, membantu mencegah kerugian tak terduga
( 4. Gunakan Limit Orders daripada Market Orders
Pending Limit Orders memungkinkan Anda masuk pasar pada harga yang sesuai, terutama jika akun Anda terhubung ke tingkat interbank. Meskipun Limit order memiliki risiko tidak terisi lebih besar daripada Stop order, ini adalah cara cadangan likuiditas yang baik
) 5. Beralih ke kerangka waktu yang lebih panjang
Trader scalping ###(mengambil keuntungan dalam waktu singkat)### yang bekerja dengan kerangka waktu menit sering mengalami Slippage. Beralih ke kerangka waktu jam atau harian akan sangat mengurangi dampak Slippage
( 6. Hindari trading saat rilis berita
Kemungkinan Slippage meningkat berkali-kali lipat saat berita ekonomi atau politik dirilis. Saran sederhana: jangan trading 30-40 menit sebelum berita penting dan tunggu 30 menit setelah berita keluar
) 7. Pilih berita dengan volatilitas rendah untuk Slippage lebih kecil
Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita penting, pilih berita yang cenderung memiliki pergerakan harga yang lebih kecil. Misalnya, jika berita tipe A biasanya bergerak 25 pips, dan berita tipe B bergerak 50 pips, trading pada berita tipe A akan memberikan hasil yang lebih baik
Slippage di Forex - Fenomena normal atau tanda peringatan?
Banyak trader menganggap Slippage sebagai kerugian, tetapi sebenarnya, ini adalah fenomena normal dari pasar yang memiliki likuiditas tinggi
Mengapa Slippage terjadi?
Pasar Forex yang benar-benar likuid ###(ukuran 6 triliun dolar)### harus mengalami volatilitas
Semua akun ECN pasti mengalami Slippage saat terhubung ke tingkat interbank
Oleh karena itu, Slippage tidak harus dipandang sebagai kejadian kritis, melainkan sebagai sesuatu yang harus dipelajari dan dimanfaatkan secara positif
Pasangan mata uang mana yang paling sedikit mengalami Slippage?
Dalam kondisi pasar normal, pasangan mata uang dengan likuiditas tinggi seperti EUR/USD dan USD/JPY biasanya mengalami Slippage lebih sedikit
Namun, saat rilis berita penting, bahkan pasangan utama ini pun bisa mengalami Slippage dalam tingkat tinggi
Kesimpulan
Slippage di Forex adalah risiko yang harus diterima dan dikelola oleh trader. Meskipun tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, ada cara untuk mengurangi dampaknya secara signifikan
Kuncinya adalah: pilih broker yang baik, jaga koneksi internet, hindari berita bervolatilitas tinggi, dan atur batas Slippage yang masuk akal. Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda dapat melindungi keuntungan Anda dan trading Forex dengan lebih percaya diri
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Slippage dalam Forex - Ancaman yang harus dihadapi trader dan cara mengatasinya
Slippage adalah apa? Makna dan Dampaknya terhadap Trading
Dalam pasar keuangan yang mengalami perubahan harga setiap detik, seperti Forex atau pasar mata uang digital, fenomena yang paling ditakuti trader adalah Slippage di Forex - perbedaan antara harga yang kita harapkan dan harga yang benar-benar dieksekusi
Slippage atau slippej terjadi ketika Anda mengirimkan perintah beli/jual, tetapi harga pasar berubah sebelum sistem mengeksekusi perintah tersebut. Hal ini disebabkan oleh volatilitas pasar yang tinggi, keterlambatan koneksi jaringan, atau berita penting yang dirilis secara mendadak
Contoh Slippage di Forex
Situasi 1: Tanpa Slippage
Situasi 2: Slippage positif ((menguntungkan))
Situasi 3: Slippage negatif ((merugikan))
7 Cara Mengurangi Slippage di Forex Sebanyak Mungkin
Meskipun kita tidak bisa menghilangkan Slippage sepenuhnya, mengikuti langkah-langkah berikut akan membantu mengurangi dampaknya
1. Pilih broker yang memiliki tingkat Slippage rendah
Mencari broker yang diawasi oleh otoritas terkemuka adalah langkah awal yang penting. Broker yang terpercaya akan menyediakan layanan ECN yang terhubung langsung ke tingkat interbank, yang biasanya memiliki Slippage lebih sedikit.
Jika Anda menemukan Slippage terjadi lebih dari 1 dari 10 kali atau besar Slippage melebihi rata-rata pasar secara signifikan, mungkin saatnya untuk beralih broker
2. Perhatikan dan periksa kualitas koneksi internet
Menggunakan koneksi kabel daripada Wi-Fi akan mengurangi latensi secara signifikan. Matikan program lain yang menggunakan internet, seperti Skype atau messenger, selama waktu trading.
Bagi trader scalping ((mengambil keuntungan jangka pendek)), kepercayaan terhadap koneksi yang stabil sangat penting
( 3. Atur batas maksimum Slippage di sistem
Saat membuat order baru, atur “Maximum Deviation” )(deviasi maksimum)### dari harga yang diminta. Jika harga pasar bergerak melewati batas ini, order tidak akan dieksekusi, membantu mencegah kerugian tak terduga
( 4. Gunakan Limit Orders daripada Market Orders
Pending Limit Orders memungkinkan Anda masuk pasar pada harga yang sesuai, terutama jika akun Anda terhubung ke tingkat interbank. Meskipun Limit order memiliki risiko tidak terisi lebih besar daripada Stop order, ini adalah cara cadangan likuiditas yang baik
) 5. Beralih ke kerangka waktu yang lebih panjang
Trader scalping ###(mengambil keuntungan dalam waktu singkat)### yang bekerja dengan kerangka waktu menit sering mengalami Slippage. Beralih ke kerangka waktu jam atau harian akan sangat mengurangi dampak Slippage
( 6. Hindari trading saat rilis berita
Kemungkinan Slippage meningkat berkali-kali lipat saat berita ekonomi atau politik dirilis. Saran sederhana: jangan trading 30-40 menit sebelum berita penting dan tunggu 30 menit setelah berita keluar
) 7. Pilih berita dengan volatilitas rendah untuk Slippage lebih kecil
Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita penting, pilih berita yang cenderung memiliki pergerakan harga yang lebih kecil. Misalnya, jika berita tipe A biasanya bergerak 25 pips, dan berita tipe B bergerak 50 pips, trading pada berita tipe A akan memberikan hasil yang lebih baik
Slippage di Forex - Fenomena normal atau tanda peringatan?
Banyak trader menganggap Slippage sebagai kerugian, tetapi sebenarnya, ini adalah fenomena normal dari pasar yang memiliki likuiditas tinggi
Mengapa Slippage terjadi?
Oleh karena itu, Slippage tidak harus dipandang sebagai kejadian kritis, melainkan sebagai sesuatu yang harus dipelajari dan dimanfaatkan secara positif
Pasangan mata uang mana yang paling sedikit mengalami Slippage?
Dalam kondisi pasar normal, pasangan mata uang dengan likuiditas tinggi seperti EUR/USD dan USD/JPY biasanya mengalami Slippage lebih sedikit
Namun, saat rilis berita penting, bahkan pasangan utama ini pun bisa mengalami Slippage dalam tingkat tinggi
Kesimpulan
Slippage di Forex adalah risiko yang harus diterima dan dikelola oleh trader. Meskipun tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, ada cara untuk mengurangi dampaknya secara signifikan
Kuncinya adalah: pilih broker yang baik, jaga koneksi internet, hindari berita bervolatilitas tinggi, dan atur batas Slippage yang masuk akal. Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda dapat melindungi keuntungan Anda dan trading Forex dengan lebih percaya diri