Cruce Dorado: Alat yang Anda Butuhkan untuk Memaksimalkan Keuntungan Anda dalam Trading

▶ Memahami Trading dari Perspektif yang Benar

Pasar keuangan menawarkan berbagai jalur untuk mendapatkan keuntungan. Kesuksesan Anda akan bergantung pada berapa lama Anda bersedia mempertahankan posisi terbuka dan jenis aset apa yang Anda pilih untuk dianalisis. Beberapa trader mencari keuntungan cepat dengan menggunakan moving average pendek (7 dan 14 periode) di grafik menit; yang lain lebih suka menunggu berbulan-bulan atau bertahun-tahun dengan memantau grafik harian dengan moving average jangka panjang (50, 100, 200).

Keanekaragaman pendekatan ini menjelaskan mengapa ada alat yang bekerja sangat baik untuk investasi jangka panjang: Golden Cross trading, juga dikenal sebagai Cruce Dorado. Indikator ini bersinar saat diterapkan pada aset dengan tren yang berkelanjutan seperti saham, indeks saham, dan komoditas. Meskipun secara teknis bisa digunakan di mata uang Forex, penggunaannya tidak disarankan secara utama.

▶ Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Terbentuk Cruce Dorado?

Golden Cross secara fundamental adalah perubahan perilaku pasar yang ditandai oleh dua garis yang saling bersilangan. Bayangkan sebuah pasar yang sedang turun, di mana penjualan mendominasi dan pembeli menghilang. Tiba-tiba, sesuatu berubah.

Moving average jangka pendek mulai naik lebih cepat daripada yang jangka panjang hingga akhirnya menembusnya. Momen tepat ini adalah Golden Cross trading, dan pesan yang disampaikan jelas: setelah berbulan-bulan melemah, akhirnya pembeli menguasai pasar. Lilin mulai memantul di atas moving average yang lebih pendek, mengonfirmasi bahwa tren naik memiliki kekuatan nyata.

Indikator ini tetap efektif selama sinyalnya sedikit dan jelas. Jika grafik Anda menunjukkan terlalu banyak Golden Cross, kemungkinan besar Anda menganalisis aset yang tidak tepat atau menggunakan timeframe yang salah. Lebih sedikit sinyal selalu berarti peluang keberhasilan yang lebih tinggi.

Sebelum menjalankan operasi apa pun yang hanya didasarkan pada indikator ini, sebaiknya Anda mencari konfluensi tambahan dengan menggunakan alat lain untuk memperkuat analisis teknikal Anda.

▶ Moving Average: Inti dari Golden Cross

Apa sebenarnya Moving Average?

Ini adalah garis yang menggambarkan rata-rata harga selama periode tertentu. Ada berbagai jenis—sederhana, eksponensial, berbobot—tetapi yang paling umum digunakan adalah SMA (Simple Moving Average), juga disebut Media Móvil Sederhana (MMS).

MMS beroperasi secara langsung: menjumlahkan harga penutupan selama X hari dan membagi hasilnya dengan jumlah hari tersebut. Jika Anda mengatur Length ke 1, Anda akan mendapatkan harga penutupan hari itu. Dengan Length 5, Anda akan menghitung rata-rata dari 5 hari terakhir.

Periode yang Benar-benar Berfungsi: 50 dan 200 Hari

Golden Cross trading secara khusus menyarankan penggunaan dua moving average: 50 hari dan 200 hari. Ini adalah detail penting yang tidak boleh diabaikan.

Ketika menganalisis dalam timeframe harian, MMS 200 menilai perilaku selama sekitar satu tahun penuh trading. MMS 50 menangkap dinamika dua bulan terakhir. Ketika MMS 50 melampaui MMS 200, itu menunjukkan bahwa dorongan terbaru akhirnya mengalahkan inersia historis.

Beberapa trader melakukan kesalahan dengan mencoba menggunakan periode yang lebih pendek, seperti 15 dan 50. Ini menghasilkan terlalu banyak sinyal palsu dan salib yang menipu. Sebaliknya, periode yang disarankan menjaga keseimbangan yang secara historis terbukti efektif. Moving average yang lebih panjang selalu mengkomunikasikan pergerakan yang lebih kuat dan tahan lama.

▶ Studi Kasus: S&P500 dalam Aksi

Untuk melihat bagaimana Golden Cross trading berfungsi dalam kenyataan, mari kita pertimbangkan S&P500, salah satu indeks paling stabil untuk menerapkan strategi ini.

Salib emas terakhir yang signifikan terjadi pada Juli 2020 dengan indeks diperdagangkan di 3.151,1 USD. Pada saat itu, seorang trader yang sabar akan membuka posisi beli.

Selama 18 bulan berikutnya, indeks terus naik. MMS 50 berfungsi sebagai support minor, memungkinkan koreksi kecil. MMS 200, di sisi lain, berfungsi sebagai benteng yang hampir tak tertembus. Pada Januari 2022, ketika S&P500 mencapai 4.430 USD dan akhirnya menutup posisi, trader tersebut akan mengumpulkan keuntungan sebesar 1.278,9 USD per lot.

Kemudian, pada Maret 2022, terjadi hal sebaliknya: Death Cross (Salib Kematian), ketika moving average 50 turun di bawah 200, menandai awal tren turun yang berkelanjutan.

Meskipun trader intraday mungkin telah menangkap keuntungan kecil dengan menyentuh MMS 50 sekitar 14 kali selama periode ini, hanya 4 yang akan menghindari kerugian besar. Ini menunjukkan bahwa Golden Cross trading secara eksplisit dirancang untuk strategi jangka panjang, bukan untuk pergerakan spekulatif jangka pendek.

▶ Meningkatkan Keandalan: Menambahkan Konfluensi

Golden Cross trading tidak pernah harus beroperasi secara sendiri. Segera setelah terbentuk, pasar bisa berbalik tajam, menciptakan sinyal palsu.

Salah satu teknik yang terbukti adalah menggabungkan salib emas dengan level-level teknikal. Misalnya, jika Anda menerapkan analisis Fibonacci antara titik terendah dan tertinggi terakhir, dan melihat bahwa harga memantul di level 0.618, Anda mendapatkan konfirmasi kedua. Jika Anda juga mengidentifikasi resistance lama yang kini berfungsi sebagai support, itu adalah alasan ketiga untuk percaya pada operasi Anda.

Dalam contoh S&P500, masuk posisi antara 3.222 dan 3.229 USD dengan konfluensi ini akan jauh lebih aman daripada hanya mengandalkan salib emas saja. Kesabaran menunggu konvergensi ini adalah apa yang membedakan trader yang konsisten menguntungkan dari yang kehilangan uang.

▶ Salib Kematian: Cermin yang Berlawanan

Death Cross terjadi ketika MMS 50 turun di bawah MMS 200, menandai perubahan menuju tren turun. Berbeda dengan Golden Cross trading, yang sangat efektif di indeks dan saham (pasar yang secara historis bullish), Death Cross lebih baik dimanfaatkan di pasar Forex atau cryptocurrency.

Di pasar spekulatif ini, tren turun yang berkelanjutan dengan Death Cross dapat memberikan keuntungan signifikan untuk posisi short. Namun, di indeks seperti S&P500, Death Cross hanya berarti menutup posisi beli sebelumnya, bukan membuka posisi jual.

▶ Keterbatasan Realistis dari Indikator

Tidak ada strategi maupun indikator yang bisa akurat 100% dari waktu. Golden Cross trading memang kuat, tetapi memiliki kelemahan inheren. Perlindungan terbaik adalah dengan melengkapinya.

Pertimbangkan peningkatan berikut:

  • Memperpanjang periode: MMS 300 hari akan lebih dapat diandalkan daripada 200 hari, meskipun memberi sinyal lebih sedikit.
  • Memilih aset yang tepat: Pilih instrumen dengan tren yang jelas dan riwayat salib emas yang efektif.
  • Analisis fundamental: Pastikan bahwa fundamental aset benar-benar mendukung perubahan tren.
  • Manajemen biaya: Jika posisi Anda akan tetap terbuka selama minggu atau bulan, biaya pembiayaan malam hari akan mempengaruhi hasil Anda. Cari broker dengan komisi kompetitif.

Golden Cross trading, ketika diterapkan dengan disiplin dan sabar, menjadi alat yang benar-benar berharga untuk membangun kekayaan melalui posisi jangka panjang di aset dengan tren stabil.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)