Pasangan mata uang forex terdiri dari mata uang dasar dan mata uang kutipan yang menentukan nilai yang saling terkait. Contohnya, dalam pasangan EUR/USD Euro (EUR) berfungsi sebagai mata uang dasar sementara dolar AS (USD) berfungsi sebagai mata uang kutipan.
Pengaturan ini berarti bahwa nilai tukar, seperti EUR/USD 1.3045, menunjukkan bahwa 1 Euro setara dengan 1.3045 dolar AS. Nilai tukar pasangan mata uang forex yang umum diperdagangkan sering mengalami volatilitas yang terus-menerus dipengaruhi oleh faktor ekonomi, peristiwa politik, dan sentimen pasar.
Tabel Perbandingan Pasangan Mata Uang Forex yang Penting
Pasangan Mata Uang
Mata Uang
Rentang Pips
Proporsi Perdagangan (%)
EUR/USD
Euro/Dolar AS
50–70
20–25%
USD/JPY
Dolar AS/Yen Jepang
40–60
10–15%
GBP/USD
Pound Inggris/Dolar AS
60–80
8–10%
USD/CHF
Dolar AS/Franc Swiss
40–60
5–8%
AUD/USD
Dolar Australia/Dolar AS
50–70
5–7%
USD/CAD
Dolar AS/Dolar Kanada
40–60
4–6%
EUR/GBP
Euro/Pound
20–40
2–4%
USD/CNY
Dolar AS/Yuan Tiongkok
20–40
2–3%
NZD/USD
Dolar Selandia Baru/Dolar AS
30–50
1–3%
USD/HKD
Dolar AS/Dolar Hong Kong
10–30
1–2%
10 Pasangan Mata Uang Forex yang Perlu Dipantau
1. EUR/USD – Euro/Dolar AS: Inti dari pasar Forex
EUR/USD adalah pasangan mata uang dengan likuiditas tertinggi dan paling populer di pasar. Kepentingan pasangan ini berasal dari mencerminkan stabilitas ekonomi global dan hubungan perdagangan antara dua kawasan ekonomi besar.
Kebijakan bank sentral Eropa (ECB) dan bank sentral AS (Fed) sangat mempengaruhi pergerakan harga. Data PDB, keputusan suku bunga, dan statistik ketenagakerjaan semuanya berdampak pada pasangan ini.
Karakteristik Perdagangan: Waktu terbaik adalah 08:00-16:00 GMT saat sesi London dan New York tumpang tindih. Volatilitas rata-rata sekitar 70-90 Pips per hari. Cocok untuk pemula dan trader berpengalaman.
2. USD/JPY – Dolar AS/Yen Jepang: Indikator pasar Asia
USD/JPY menunjukkan hubungan antara ekonomi AS dan Jepang, yang merupakan tolok ukur penting untuk pasar Asia. Yen dianggap sebagai mata uang “yang aman”. Pasangan ini sering bergerak berlawanan dengan sentimen risiko pasar.
Data PDB, inflasi, dan kebijakan Bank of Japan (BoJ) sangat berpengaruh. Perbedaan suku bunga antara kedua negara menjadi faktor utama.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 23:00-03:00 GMT adalah waktu terbaik. Volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk yang tertarik pada tren makroekonomi.
3. GBP/USD – Pound Inggris/Dolar AS: Volatilitas tinggi
GBP/USD yang dikenal sebagai “Cable” memiliki sejarah panjang sejak abad ke-19. Nama ini terkenal karena volatilitas tinggi dan respons cepat terhadap peristiwa ekonomi dan politik.
Kebijakan Bank of England (BoE), data PDB, dan peristiwa seperti Brexit sangat mempengaruhi pasangan ini.
Karakteristik Perdagangan: Sesi London–New York 08:00-16:00 GMT, volatilitas 90-110 Pips per hari. Cocok untuk trader berpengalaman dan yang menyukai strategi jangka pendek.
4. USD/CHF – Dolar AS/Franc Swiss: Salah satu mata uang yang aman
USD/CHF dikenal sebagai “Swissy”, mencerminkan stabilitas politik dan keuangan yang kuat di Swiss. Franc Swiss dianggap sebagai mata uang “yang aman”, sehingga pasangan ini sering bergerak berlawanan dengan sentimen risiko pasar.
Karakteristik Perdagangan: Waktu terbaik 07:00-16:00 GMT, volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk yang menginginkan stabilitas dan perlindungan risiko.
5. AUD/USD – Dolar Australia/Dolar AS: Keterkaitan dengan komoditas
AUD/USD dikenal sebagai “Aussie”, sangat terkait dengan harga komoditas, terutama emas dan besi. Hubungan perdagangan dengan Tiongkok sangat mempengaruhi pasangan ini. Kebijakan bank sentral Australia (RBA) dan data ketenagakerjaan adalah faktor utama.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 00:00-04:00 GMT, volatilitas 60-80 Pips per hari. Cocok untuk yang fokus pada komoditas.
6. USD/CAD – Dolar AS/Dolar Kanada: Keterkaitan dengan minyak
USD/CAD yang dikenal sebagai “Loonie” sangat dipengaruhi oleh harga minyak mentah, karena Kanada adalah eksportir utama minyak. Data ekonomi dan kebijakan bank sentral Kanada (BoC) sangat berpengaruh.
Karakteristik Perdagangan: Sesi New York 12:00-20:00 GMT, volatilitas 60-80 Pips per hari. Cocok untuk yang mengikuti pasar komoditas.
7. EUR/GBP – Euro/Pound Inggris: Keterkaitan Eropa
EUR/GBP mencerminkan hubungan antara zona euro dan Inggris. Banyak diperdagangkan di pasar Eropa. Data ekonomi dan peristiwa politik seperti Brexit mempengaruhi pasangan ini.
Karakteristik Perdagangan: Sesi London 07:00-16:00 GMT, volatilitas 40-60 Pips per hari. Cocok untuk yang tertarik tren Eropa.
8. USD/CNY – Dolar AS/Yuan Tiongkok: Keterkaitan makroekonomi
USD/CNY mencerminkan hubungan ekonomi antara AS dan Tiongkok, dikendalikan secara ketat oleh People’s Bank of China (PBoC). Kebijakan moneter, neraca perdagangan, dan ketegangan geopolitik adalah faktor utama.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 01:00-09:00 GMT, volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk pasar negara berkembang.
9. NZD/USD – Dolar Selandia Baru/Dolar AS: Peluang pasar kecil
NZD/USD dikenal sebagai “Kiwi”, terkait harga produk susu karena Selandia Baru adalah eksportir utama. Kebijakan RBNZ (RBNZ) dan sentimen risiko global mempengaruhi.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 00:00-04:00 GMT, volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk yang tertarik pada komoditas.
10. USD/HKD – Dolar AS/Dolar Hong Kong: Pengendalian nilai tukar
USD/HKD unik karena nilai tukarnya dipatok dengan Hong Kong Monetary Authority (HKMA). Pasangan ini memiliki volatilitas lebih rendah karena sistem pengendalian nilai tukar.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 01:00-08:00 GMT, volatilitas 10-30 Pips per hari. Cocok untuk yang menginginkan stabilitas.
Teknik Memilih Pasangan Mata Uang Forex yang Populer Diperdagangkan
Pasangan mata uang forex yang populer saat ini memiliki berbagai karakteristik. Trader harus mempertimbangkan beberapa faktor:
Volatilitas – Untuk keuntungan tinggi, pilih GBP/USD atau AUD/USD yang volatil. Untuk risiko rendah, pilih USD/HKD.
Waktu Perdagangan – Trader di Asia sebaiknya memilih USD/JPY atau AUD/USD. Sedangkan di Eropa, pantau EUR/USD dan EUR/GBP.
Keterampilan – Trader pemula sebaiknya mulai dari EUR/USD yang stabil. Trader berpengalaman dapat menantang diri dengan GBP/USD atau mata uang pasar berkembang.
Ringkasan
Pasar Forex menawarkan banyak peluang bagi trader, tetapi keberhasilan bergantung pada pemilihan pasangan mata uang forex yang populer diperdagangkan yang sesuai. Memahami faktor ekonomi, berita ekonomi, dan kebijakan bank sentral sangat penting.
Trader yang sukses biasanya mengikuti pergerakan pasar, data ekonomi secara real-time, dan mengelola risiko secara efektif. Penting untuk terus belajar dan memperbaiki strategi trading. Oleh karena itu, disarankan memulai dari pasangan mata uang forex yang stabil dan secara bertahap mencari peluang baru saat sudah lebih berpengalaman.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasangan mata uang forex yang populer untuk diperdagangkan: 10 mata uang yang harus diikuti oleh trader
Pemahaman Dasar tentang Pasangan Mata Uang Forex
Pasangan mata uang forex terdiri dari mata uang dasar dan mata uang kutipan yang menentukan nilai yang saling terkait. Contohnya, dalam pasangan EUR/USD Euro (EUR) berfungsi sebagai mata uang dasar sementara dolar AS (USD) berfungsi sebagai mata uang kutipan.
Pengaturan ini berarti bahwa nilai tukar, seperti EUR/USD 1.3045, menunjukkan bahwa 1 Euro setara dengan 1.3045 dolar AS. Nilai tukar pasangan mata uang forex yang umum diperdagangkan sering mengalami volatilitas yang terus-menerus dipengaruhi oleh faktor ekonomi, peristiwa politik, dan sentimen pasar.
Tabel Perbandingan Pasangan Mata Uang Forex yang Penting
10 Pasangan Mata Uang Forex yang Perlu Dipantau
1. EUR/USD – Euro/Dolar AS: Inti dari pasar Forex
EUR/USD adalah pasangan mata uang dengan likuiditas tertinggi dan paling populer di pasar. Kepentingan pasangan ini berasal dari mencerminkan stabilitas ekonomi global dan hubungan perdagangan antara dua kawasan ekonomi besar.
Kebijakan bank sentral Eropa (ECB) dan bank sentral AS (Fed) sangat mempengaruhi pergerakan harga. Data PDB, keputusan suku bunga, dan statistik ketenagakerjaan semuanya berdampak pada pasangan ini.
Karakteristik Perdagangan: Waktu terbaik adalah 08:00-16:00 GMT saat sesi London dan New York tumpang tindih. Volatilitas rata-rata sekitar 70-90 Pips per hari. Cocok untuk pemula dan trader berpengalaman.
2. USD/JPY – Dolar AS/Yen Jepang: Indikator pasar Asia
USD/JPY menunjukkan hubungan antara ekonomi AS dan Jepang, yang merupakan tolok ukur penting untuk pasar Asia. Yen dianggap sebagai mata uang “yang aman”. Pasangan ini sering bergerak berlawanan dengan sentimen risiko pasar.
Data PDB, inflasi, dan kebijakan Bank of Japan (BoJ) sangat berpengaruh. Perbedaan suku bunga antara kedua negara menjadi faktor utama.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 23:00-03:00 GMT adalah waktu terbaik. Volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk yang tertarik pada tren makroekonomi.
3. GBP/USD – Pound Inggris/Dolar AS: Volatilitas tinggi
GBP/USD yang dikenal sebagai “Cable” memiliki sejarah panjang sejak abad ke-19. Nama ini terkenal karena volatilitas tinggi dan respons cepat terhadap peristiwa ekonomi dan politik.
Kebijakan Bank of England (BoE), data PDB, dan peristiwa seperti Brexit sangat mempengaruhi pasangan ini.
Karakteristik Perdagangan: Sesi London–New York 08:00-16:00 GMT, volatilitas 90-110 Pips per hari. Cocok untuk trader berpengalaman dan yang menyukai strategi jangka pendek.
4. USD/CHF – Dolar AS/Franc Swiss: Salah satu mata uang yang aman
USD/CHF dikenal sebagai “Swissy”, mencerminkan stabilitas politik dan keuangan yang kuat di Swiss. Franc Swiss dianggap sebagai mata uang “yang aman”, sehingga pasangan ini sering bergerak berlawanan dengan sentimen risiko pasar.
Karakteristik Perdagangan: Waktu terbaik 07:00-16:00 GMT, volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk yang menginginkan stabilitas dan perlindungan risiko.
5. AUD/USD – Dolar Australia/Dolar AS: Keterkaitan dengan komoditas
AUD/USD dikenal sebagai “Aussie”, sangat terkait dengan harga komoditas, terutama emas dan besi. Hubungan perdagangan dengan Tiongkok sangat mempengaruhi pasangan ini. Kebijakan bank sentral Australia (RBA) dan data ketenagakerjaan adalah faktor utama.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 00:00-04:00 GMT, volatilitas 60-80 Pips per hari. Cocok untuk yang fokus pada komoditas.
6. USD/CAD – Dolar AS/Dolar Kanada: Keterkaitan dengan minyak
USD/CAD yang dikenal sebagai “Loonie” sangat dipengaruhi oleh harga minyak mentah, karena Kanada adalah eksportir utama minyak. Data ekonomi dan kebijakan bank sentral Kanada (BoC) sangat berpengaruh.
Karakteristik Perdagangan: Sesi New York 12:00-20:00 GMT, volatilitas 60-80 Pips per hari. Cocok untuk yang mengikuti pasar komoditas.
7. EUR/GBP – Euro/Pound Inggris: Keterkaitan Eropa
EUR/GBP mencerminkan hubungan antara zona euro dan Inggris. Banyak diperdagangkan di pasar Eropa. Data ekonomi dan peristiwa politik seperti Brexit mempengaruhi pasangan ini.
Karakteristik Perdagangan: Sesi London 07:00-16:00 GMT, volatilitas 40-60 Pips per hari. Cocok untuk yang tertarik tren Eropa.
8. USD/CNY – Dolar AS/Yuan Tiongkok: Keterkaitan makroekonomi
USD/CNY mencerminkan hubungan ekonomi antara AS dan Tiongkok, dikendalikan secara ketat oleh People’s Bank of China (PBoC). Kebijakan moneter, neraca perdagangan, dan ketegangan geopolitik adalah faktor utama.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 01:00-09:00 GMT, volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk pasar negara berkembang.
9. NZD/USD – Dolar Selandia Baru/Dolar AS: Peluang pasar kecil
NZD/USD dikenal sebagai “Kiwi”, terkait harga produk susu karena Selandia Baru adalah eksportir utama. Kebijakan RBNZ (RBNZ) dan sentimen risiko global mempengaruhi.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 00:00-04:00 GMT, volatilitas 50-70 Pips per hari. Cocok untuk yang tertarik pada komoditas.
10. USD/HKD – Dolar AS/Dolar Hong Kong: Pengendalian nilai tukar
USD/HKD unik karena nilai tukarnya dipatok dengan Hong Kong Monetary Authority (HKMA). Pasangan ini memiliki volatilitas lebih rendah karena sistem pengendalian nilai tukar.
Karakteristik Perdagangan: Sesi Asia 01:00-08:00 GMT, volatilitas 10-30 Pips per hari. Cocok untuk yang menginginkan stabilitas.
Teknik Memilih Pasangan Mata Uang Forex yang Populer Diperdagangkan
Pasangan mata uang forex yang populer saat ini memiliki berbagai karakteristik. Trader harus mempertimbangkan beberapa faktor:
Volatilitas – Untuk keuntungan tinggi, pilih GBP/USD atau AUD/USD yang volatil. Untuk risiko rendah, pilih USD/HKD.
Waktu Perdagangan – Trader di Asia sebaiknya memilih USD/JPY atau AUD/USD. Sedangkan di Eropa, pantau EUR/USD dan EUR/GBP.
Keterampilan – Trader pemula sebaiknya mulai dari EUR/USD yang stabil. Trader berpengalaman dapat menantang diri dengan GBP/USD atau mata uang pasar berkembang.
Ringkasan
Pasar Forex menawarkan banyak peluang bagi trader, tetapi keberhasilan bergantung pada pemilihan pasangan mata uang forex yang populer diperdagangkan yang sesuai. Memahami faktor ekonomi, berita ekonomi, dan kebijakan bank sentral sangat penting.
Trader yang sukses biasanya mengikuti pergerakan pasar, data ekonomi secara real-time, dan mengelola risiko secara efektif. Penting untuk terus belajar dan memperbaiki strategi trading. Oleh karena itu, disarankan memulai dari pasangan mata uang forex yang stabil dan secara bertahap mencari peluang baru saat sudah lebih berpengalaman.