Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengantar Perdagangan Berjangka: Memulai dari Nol untuk Memahami Apa Itu Perdagangan Berjangka dan Manajemen Risikonya
Jika Anda telah berpengalaman di pasar saham selama beberapa waktu, Anda seharusnya tidak merasa asing dengan konsep futures. Banyak orang merasa penasaran sekaligus takut terhadap futures—di satu sisi mendengar ada yang mendapatkan keuntungan besar melalui futures, di sisi lain takut dengan cerita “margin call” dan “risiko” yang beragam. Lalu, apa sebenarnya futures itu? Bagaimana investor biasa bisa berpartisipasi? Risiko nyata apa saja yang ada? Artikel ini akan menjawab satu per satu.
Apa itu futures? Ikhtisar fitur utama
Futures adalah kontrak keuangan derivatif, juga dikenal sebagai kontrak futures. Kontrak ini secara jelas menentukan objek transaksi, harga transaksi, dan tanggal pengiriman. Berdasarkan ketentuan kontrak, pembeli dan penjual harus melakukan transaksi sesuai harga yang telah disepakati di masa depan.
Objek transaksi futures sangat beragam, bisa berupa komoditas, bahan baku, valuta asing, saham, obligasi, indeks, atau aset keuangan lainnya. Dari volume perdagangan global, futures indeks saham AS (seperti S&P 500, Dow Jones) adalah yang paling banyak diperdagangkan.
Apa saja unsur kontrak futures?
Setiap kontrak futures diatur secara ketat oleh bursa, meliputi:
Futures dan spot: Memahami perbedaan esensial keduanya
Untuk memahami futures, kita harus membandingkannya dengan spot. Spot adalah transaksi fisik yang sudah ada di pasar (saham, komoditas besar), di mana pembeli harus membayar penuh sesuai harga saat transaksi. Sedangkan transaksi futures adalah kontrak di masa depan yang hanya membutuhkan margin (biasanya 5%-10% dari nilai kontrak), sehingga bisa mengendalikan posisi jauh di atas jumlah tersebut.
Perbedaan ini menghasilkan karakteristik utama futures:
Mengapa futures muncul? Melihat sejarah dari peradaban agraris
Kemunculan instrumen keuangan futures bukan kebetulan. Ketika masyarakat beralih dari berburu ke pertanian, petani menghadapi masalah tak terhindarkan—risiko cuaca. Kekeringan, banjir, hama, faktor alam langsung mempengaruhi hasil panen, menyebabkan fluktuasi harga pangan yang tajam. Saat panen melimpah, harga jatuh, saat panen kurang, harga melambung.
Dalam masyarakat tradisional, pemerintah pusat mengelola cadangan melalui gudang resmi untuk menstabilkan harga. Tapi di negara Barat, lebih banyak menggunakan skema kontrak: petani dan pedagang menandatangani kontrak saat penanaman, menetapkan harga dan jumlah saat panen. Dengan begitu, petani dan pedagang bisa mengunci risiko di awal—ini adalah bentuk awal futures.
Market futures modern menginstitusionalisasi dan standarisasi konsep ini, menjadi alat pengelolaan risiko terpenting di dunia.
Pengetahuan wajib bagi pemula: 7 langkah dasar trading futures
1. Bangun pemahaman dasar tentang pasar
Futures memiliki tiga karakteristik utama yang harus diingat:
2. Tentukan gaya trading Anda
Evaluasi kebiasaan investasi:
3. Buka akun di broker futures resmi
Futures diterbitkan oleh bursa futures di berbagai negara, seperti CME (Chicago Mercantile Exchange), NYMEX (New York Mercantile Exchange), COMEX (New York Commodities Exchange), dan bursa di Singapura. Investor individu harus membuka akun melalui broker futures (divisi futures dari broker saham), yang menyediakan sistem order elektronik dan terhubung ke bursa serta lembaga kliring.
Saat memilih broker, perhatikan:
4. Gunakan akun demo untuk uji strategi
Sebagian besar platform resmi menyediakan akun demo gratis. Sebelum menggunakan dana nyata, harus uji coba sistem trading dengan dana virtual berulang kali, memastikan konsisten menguntungkan berdasarkan data historis.
Langkah ini sangat penting karena leverage futures memperbesar keuntungan sekaligus kerugian. Dengan simulasi, Anda bisa mendeteksi kelemahan sistem lebih awal.
5. Pelajari kontrak target secara mendalam
Sebelum memilih instrumen, pahami karakteristiknya secara lengkap:
Klasifikasi utama instrumen futures:
6. Deposit dana dan tetapkan parameter risiko
Setelah memilih instrumen, transfer dana ke akun futures. Yang paling penting bukan jumlah deposit, tapi penetapan stop loss dan take profit sebelumnya.
Langkah-langkah:
7. Buat dan patuhi rencana trading
Kunci sukses futures satu kata: disiplin. Rencana trading harus mencakup:
Untuk futures saham, metode analisis mirip saham (analisis fundamental perusahaan), tapi karena ada tanggal kedaluwarsa, sebaiknya masuk saat indikator teknikal mendekati sinyal, jangan terlalu awal agar tidak kehilangan waktu.
Long dan short: Dua arah trading futures
Strategi long (bullish)
Saat Anda memperkirakan harga aset akan naik, lakukan strategi long: beli kontrak futures, jual saat harga naik untuk ambil keuntungan.
Contoh 1: Perkiraan harga minyak mentah naik
Contoh 2: Optimis pasar saham rebound
Strategi short (bearish)
Sebaliknya, saat memperkirakan harga akan turun, lakukan short: jual kontrak futures, tutup posisi saat harga turun untuk mendapatkan selisihnya.
Contoh 1: Perkiraan harga minyak mentah jatuh
Contoh 2: Perkiraan pasar saham turun
Senjata utama futures: leverage dan hedging
Kekuatan leverage
Futures paling menarik karena fitur leverage. Dengan margin relatif kecil, bisa mengendalikan posisi besar. Misalnya, hanya dengan $2000 margin, bisa trading kontrak minyak mentah senilai $40.000 (leverage 20x).
Ini berarti:
Penerapan hedging nyata
Hedging adalah salah satu penggunaan utama futures. Misalnya, Anda memegang saham Apple jangka panjang tapi khawatir pasar turun:
Skema hedging:
Hasil analisis:
Strategi ini umum dilakukan sebelum pengumuman data besar atau sebelum libur panjang, untuk mengurangi risiko ketidakpastian.
Kelebihan dan kekurangan investasi futures
Keunggulan utama
1. Efisiensi modal tinggi Leverage memungkinkan partisipasi dengan modal kecil, cocok untuk trader retail.
2. Transaksi dua arah fleksibel Short selling saham rumit dan mahal, futures memudahkan long/short, cepat berganti strategi.
3. Likuiditas tinggi Bursa internasional aktif, transaksi sering, spread kecil, mudah masuk dan keluar posisi.
4. Alat pengelolaan risiko Futures sebagai alat lindung nilai penting bagi investor institusi.
Risiko utama dan kekurangan
1. Risiko leverage—pedang bermata dua Leverage memperbesar keuntungan dan kerugian. Tanpa disiplin stop loss ketat, bisa terjadi margin call. Saat rilis data besar, gap harga bisa melewati level stop loss, menyebabkan kerugian tak terbatas.
2. Risiko kerugian tak terbatas Beli saham maksimal kehilangan modal. Tapi futures hanya membutuhkan margin, jika harga bergerak ekstrem, kerugian bisa melebihi margin, dan investor harus menambah margin. Kalau tidak, broker bisa paksa tutup posisi, bahkan berhutang.
3. Wajib tutup posisi saat kontrak kedaluwarsa Futures memiliki tanggal kedaluwarsa, harus tutup posisi atau roll-over sebelum jatuh tempo, tidak bisa dipertahankan tanpa batas seperti saham. Perpindahan kontrak berulang menimbulkan biaya.
4. Tingkat profesional tinggi Futures melibatkan perhitungan leverage, margin, spesifikasi kontrak—memerlukan pengetahuan dan psikologi trading yang kuat.
5. Standarisasi kontrak Kontrak futures adalah standar, meliputi multiplier, tanggal kedaluwarsa, rasio margin. Ada mini futures, tapi fleksibilitasnya tidak sefleksibel spot.
CFD (Contract For Difference): Alternatif yang lebih terjangkau
CFD adalah instrumen derivatif baru yang semakin populer di kalangan retail.
Bagaimana cara kerja CFD?
CFD adalah kontrak antara trader dan broker, berdasarkan selisih harga beli dan jual. Tidak ada pengiriman fisik, hanya selisih kas. Keunggulan utama CFD adalah tanpa tanggal kedaluwarsa tetap, bisa dipertahankan tanpa batas waktu, tidak perlu rollover.
Perbandingan CFD dan futures: Keunggulan
Lebih banyak instrumen trading Di pasar domestik, pilihan futures terbatas, sedangkan CFD menawarkan ratusan instrumen: saham, forex, indeks, kripto, komoditas.
Fleksibilitas spesifikasi
Biaya lebih rendah Karena leverage lebih fleksibel, margin biasanya lebih kecil, menurunkan hambatan masuk.
Poin penting trading CFD
1. Kelola leverage dengan hati-hati Meski tidak ada tanggal kedaluwarsa, risiko leverage tetap besar. Saat trading instrumen berbeda, atur leverage:
2. Buat rencana trading lengkap Keberhasilan CFD juga bergantung strategi disiplin:
Kesimpulan: Apa itu futures, dan apakah cocok untuk Anda?
Futures adalah kontrak yang mengatur transaksi di masa depan, dengan ciri utama leverage, tanpa pembayaran penuh, dan bisa bertransaksi dua arah. Instrumen ini adalah alat spekulasi (untung dari fluktuasi harga) sekaligus alat lindung nilai (mengurangi risiko).
Keputusan berpartisipasi tergantung pada:
Langkah-langkahnya:
Futures bukan perjudian, melainkan alat keuangan yang membutuhkan pengetahuan, disiplin, dan kesabaran. Kisah “kaya mendadak” sering berakhir kerugian, sedangkan trader yang konsisten dan disiplin adalah pemenang sejati.