Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kesempatan di balik penurunan daya komputasi: VanEck mengungkap sinyal rebound dari penyerahan penambang
Manajer aset raksasa VanEck merilis laporan penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa ekosistem penambangan Bitcoin saat ini sedang mengalami penyesuaian besar-besaran. Seiring dengan penurunan mendadak dalam kekuatan hash, sinyal yang sebelumnya dianggap sebagai bearish ini sebenarnya telah dibuktikan oleh data historis sebagai awal dari kembalinya pasar bullish. Analisis VanEck menunjukkan bahwa semua ini sedang berlangsung sesuai dengan pola pasar yang telah ditetapkan.
Pola Historis Tiba-tiba Muncul: Penurunan Kekuatan Hash Menunjukkan Rebound
Data statistik VanEck mengungkapkan fenomena pasar yang menarik. Sejarah sejak 2014 menunjukkan bahwa ketika kekuatan hash jaringan Bitcoin menyusut, ada peluang hingga 65% dalam 90 hari berikutnya bahwa imbal hasil investasi akan positif; sebagai perbandingan, ketika kekuatan hash terus meningkat, peluang mendapatkan imbal hasil positif hanya sekitar 54%. Perbedaan halus ini menyimpan kode terbentuknya dasar pasar.
Analis VanEck lebih lanjut menunjukkan bahwa ini adalah indikator inversi yang khas. Ketika kekuatan hash turun secara mendadak, biasanya menandakan terjadinya “kegagalan penambang”—yaitu perusahaan penambangan dengan struktur keuangan yang lemah terpaksa menutup operasinya karena harga koin turun dan biaya meningkat. “Pembersihan besar-besaran” pasar ini meskipun tampak pesimis, pengalaman sejarah membuktikan bahwa ini biasanya menandai kedatangan dasar pasar, yang sering diikuti oleh rebound yang kuat.
Keuntungan Penambangan Menurun Drastis: Tekanan Biaya Memaksa Pihak Lemah Keluar
Dalam kondisi pasar saat ini, industri penambangan menghadapi tekanan biaya yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagai contoh, mesin penambangan utama pasar Antminer S19 XP, yang memiliki “harga listrik impas” (yaitu biaya listrik tertinggi yang masih memungkinkan keuntungan) telah turun dari sekitar $0.12 per kWh pada akhir 2024 menjadi sekitar $0.077 per kWh pada pertengahan Desember, penurunan sebesar 36%. Ini berarti hanya penambang besar dengan biaya listrik rendah dan kekuatan modal yang cukup yang mampu bertahan di pasar saat ini.
Data terbaru hingga Januari 2026 menunjukkan bahwa harga Bitcoin saat ini berada di $89.52K. Hingga pertengahan Desember, kekuatan hash jaringan Bitcoin telah menurun sekitar 4%, mencatat penurunan bulanan terbesar sejak 2024. Menurut penelitian VanEck, semakin lama penurunan kekuatan hash berlangsung, semakin besar pula potensi rebound di masa depan.
Percepatan Akuisisi Institusional: Perusahaan HODL Melakukan Pembelian Besar Bulanan
Sementara para penambang mundur dengan kecewa, pembeli institusional jangka panjang semakin mempercepat akumulasi. Data tracking VanEck menunjukkan bahwa dari pertengahan November hingga pertengahan Desember, perusahaan cadangan cryptocurrency membeli sekitar 42.000 Bitcoin, meningkat sekitar 4% dalam sebulan, sehingga total kepemilikan mereka meningkat menjadi sekitar 1,09 juta Bitcoin.
Yang lebih menarik lagi, ini menjadi rekor dalam beberapa bulan terakhir—sejak pertengahan tahun sebelumnya, ketika pembelian bulanan pernah melebihi 128.000 Bitcoin. Hal ini mencerminkan bahwa dana jangka panjang sedang melakukan strategi akumulasi dengan memanfaatkan waktu keluar dari pasar penambang sebagai peluang.
Prospek Masa Depan: Strategi Pembiayaan Institusional Berubah
Melihat ke depan, VanEck berpendapat bahwa strategi pembiayaan perusahaan cadangan cryptocurrency ini akan mengalami penyesuaian. Untuk mengumpulkan lebih banyak dana guna membeli Bitcoin, institusi ini akan secara bertahap mengurangi penerbitan saham biasa (untuk menghindari dilusi saham), dan beralih ke saham preferen sebagai alat pembiayaan utama. Perubahan ini mencerminkan keyakinan kuat institusi terhadap prospek pasar ke depan, sekaligus mengisyaratkan bahwa di saat penambang mundur, tren bullish sejati mungkin sudah mulai terbentuk.