Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Amerika Serikat CLARITY dan RUU GENIUS sedang menjadi fokus pasar kripto global: RUU GENIUS telah resmi berlaku sejak Juli 2025, menetapkan kerangka "uang digital tunai", sementara RUU CLARITY saat ini sedang dalam pembahasan di Senat AS, dengan fokus pada bagaimana mengatur pendapatan stablecoin, terutama larangan ketat terhadap pendapatan pasif "memegang langsung mendapatkan keuntungan".
Ringkasan perkembangan terbaru adalah sebagai berikut:
- **RUU GENIUS (sudah berlaku)**: Mengharuskan stablecoin pembayaran seperti USDC memiliki cadangan 100% dalam bentuk kas atau obligasi AS jangka pendek, dan tidak boleh membayar bunga langsung kepada pemegangnya, memperkuat transparansi dan keamanan sesuai regulasi.
- **RUU CLARITY (sedang dalam pembahasan)**: Inti dari regulasi ini adalah mendefinisikan batasan pengawasan SEC dan CFTC, serta menetapkan standar kepatuhan stablecoin. Poin paling kontroversial adalah larangan total terhadap "penghasilan pasif dari memegang saja" (termasuk bunga balik, insentif, dll), dan hanya mengizinkan pendapatan yang dihasilkan dari partisipasi aktif dan risiko yang ditanggung (seperti pinjaman di blockchain, mining likuiditas).
### Respon pasar dan industri
- **Kekhawatiran industri perbankan**: Industri perbankan AS sangat menentang stablecoin pendapatan pasif, khawatir akan mengganggu sistem simpanan tradisional dan kemampuan pemberian pinjaman. Pada awal 2026, mereka telah beberapa kali bekerja sama dengan regulator untuk menekan, dan memperingatkan potensi keluar dana simpanan sebesar 6,6 triliun dolar AS.
- **Respon industri kripto**: Para pelaku industri, termasuk CEO Coinbase, secara tegas menentang pembatasan mekanisme insentif stablecoin, berpendapat bahwa ini akan melemahkan daya saing stablecoin AS di pasar global, bahkan membantu mata uang digital luar negeri (seperti digital yuan berbunga di China) merebut pangsa pasar.
- **Perdebatan legislatif semakin memanas**: Lobi bank dan industri kripto sedang berkompetisi terkait klausul pengecualian dalam definisi "pendapatan", menyebabkan Komite Perbankan Senat menunda rapat penandaan RUU dari 15 Januari ke akhir bulan ini; diperkirakan akan finalisasi pada kuartal pertama 2026.
### Dampak lanjutan dan peringatan risiko
- Jika akhirnya RUU memperketat larangan semua "penghasilan dari memegang saja", stablecoin utama akan dipaksa meningkatkan atribut pendapatan aktif (aktivitas di blockchain, produk keuangan), dan pengalaman keuangan tanpa batas bagi pengguna biasa mungkin terganggu, serta ekspansi ekosistem melambat.
- Sebaliknya, jika diizinkan mekanisme insentif yang fleksibel, stablecoin AS dapat memperkuat daya saing global, tetapi harus waspada terhadap risiko leverage tersembunyi dan de-anchoring yang meningkat, yang dapat mengancam stabilitas sistem keuangan.
- Saat ini, regulator AS memilih "permainan dua arah", berusaha mencegah risiko sistemik sekaligus khawatir inovasi akan berpindah ke luar negeri, dan masalah keluar dana menjadi perhatian utama.
Secara keseluruhan, RUU CLARITY dan GENIUS akan membentuk ulang ekosistem stablecoin global dan batasan kepatuhan, pasar mungkin mengalami volatilitas jangka pendek, namun implementasi kebijakan tetap penuh ketidakpastian. Apapun arah akhirnya, disarankan investor untuk memperhatikan titik waktu penerapan kebijakan dan waspada terhadap risiko likuiditas serta risiko ekosistem yang ditimbulkan oleh perubahan regulasi.