Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Rencana Tarif Trump Bisa Memicu Resesi di Inggris: Ekonom Mengeluarkan Alarm
Prospek resesi Inggris semakin menjadi kenyataan saat para ekonom memperingatkan tentang dampak dari kebijakan perdagangan pemerintahan Trump. Jika tarif yang diusulkan diterapkan secara cepat di atas bea impor 10% yang sudah ada, Inggris menghadapi skenario ekonomi yang suram, menurut analisis terbaru yang disorot oleh Odaily.
Perkiraan Capital Economics Menunjukkan Kontraksi PDB Signifikan di Bawah Skenario Tarif
Penelitian dari Capital Economics memproyeksikan pandangan yang mengkhawatirkan untuk output ekonomi Inggris. Jika rezim tarif terwujud seperti yang diancamkan, PDB negara tersebut bisa menyusut antara 0,3% hingga 0,75%, yang merupakan hambatan ekonomi yang berarti. Perhitungan ini memperhitungkan tantangan yang sudah ada, karena ekonomi Inggris sudah lambat, tumbuh hanya sekitar 0,2% hingga 0,3% setiap kuartal.
Paul Dales, Kepala Ekonom Inggris di Capital Economics, menegaskan posisi yang rapuh: “Ketika tingkat pertumbuhan sekecil ini, setiap guncangan eksternal yang tiba-tiba memiliki kapasitas untuk mendorong ekonomi ke wilayah negatif.” Penilaian ini mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat bahwa pemulihan Inggris yang rapuh bisa dengan mudah tergelincir ke wilayah resesi.
Bank Dunia Memperingatkan Resesi Ekonomi sebesar £21,6 Miliar Jika Tarif Dipercepat
Bank Dunia secara independen menilai potensi kerusakan, menggambarkan gambaran yang bahkan lebih dramatis. Jika tarif naik menjadi 25% mulai Juni, kerusakan ekonomi kumulatif terhadap Inggris bisa mencapai £21,6 miliar—sebuah pukulan besar bagi ekonomi yang berukuran sedang yang sudah berjuang dengan tantangan struktural.
Angka ini tidak hanya mencakup dampak langsung dari tarif, tetapi juga efek riak yang lebih luas di seluruh rantai pasok, sentimen investasi, dan kepercayaan konsumen. Sifat gabungan dari gangguan perdagangan berarti risiko resesi yang sebenarnya melampaui perhitungan tarif sederhana.
Risiko Resesi Trump Semakin Besar
Kedatangan peringatan-peringatan ini menunjukkan bahwa skenario resesi Trump bukan lagi bersifat teoretis. Dengan pertumbuhan Inggris saat ini yang beroperasi pada tingkat yang secara historis lemah, cadangan terhadap kontraksi hampir menghilang. Para ekonom kini secara terbuka membahas waktu dan kemungkinan terjadinya resesi, daripada hanya menandainya sebagai risiko hipotetis. Pendekatan perdagangan pemerintahan secara efektif telah menjadi variabel penting dalam peramalan ekonomi Inggris.