Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perkiraan Harga Emas Melihat Peningkatan Signifikan Seiring Lonjakan Permintaan Institusional
Pasar logam mulia menyaksikan momentum yang meningkat saat harga emas mencapai rekor tertinggi baru di atas $4.800 per ons. Lonjakan ini mencerminkan pergeseran signifikan dalam dinamika pasar, dengan lembaga keuangan utama berlomba memanfaatkan kondisi yang menguntungkan. Goldman Sachs secara substansial meningkatkan perkiraan harga emasnya, kini memproyeksikan logam mulia tersebut mencapai $5.400 pada akhir 2026—peningkatan yang signifikan dari target sebelumnya sebesar $4.900.
Goldman Sachs Tingkatkan Target Harga Emas di Tengah Pembelian Bank Sentral
Perkiraan harga emas yang diperbarui oleh bank investasi ini mencerminkan tekanan pembelian yang meningkat dari pembeli institusional. Menurut BlockBeats, Goldman Sachs mengaitkan pergeseran bullish ini dengan percepatan akuisisi oleh investor swasta dan bank sentral, menciptakan kompetisi yang intens untuk pasokan yang terbatas. Data saat ini menunjukkan bahwa bank sentral mengakumulasi sekitar 60 ton emas setiap bulan, sebuah komitmen besar yang menegaskan pergeseran dalam strategi alokasi aset. Selain itu, kepemilikan ETF emas diproyeksikan akan meningkat seiring Federal Reserve mengurangi suku bunga, memberikan dukungan lebih lanjut untuk harga.
Konsensus Analis: Harga Emas Bisa Melebihi $5.000 di 2026
Sentimen pasar yang lebih luas telah berbalik menjadi sangat optimis, dengan data survei dari London Bullion Market Association (LBMA) mengungkapkan bahwa sebagian besar analis memperkirakan harga emas akan melampaui $5.000 selama tahun 2026. Beberapa lembaga bahkan mengadopsi sikap yang lebih agresif—strategi komoditas ICBC Standard Bank menyarankan bahwa dalam kondisi pasar tertentu, emas berpotensi mencapai $7.150, menandakan kepercayaan dalam skenario upside yang diperpanjang. Spektrum perkiraan ini menunjukkan penilaian risiko-imbalan yang bervariasi di komunitas investasi.
Risiko Geopolitik dan De-dolarisasi Dorong Dukungan Jangka Panjang
Banyak faktor yang bersinergi untuk memperkuat posisi emas sebagai aset safe-haven utama di pasar global. Ketegangan geopolitik yang terus-menerus meningkatkan premi ketidakpastian, sementara penurunan suku bunga riil mengikis biaya peluang memegang logam mulia yang tidak menghasilkan imbal hasil. Di luar kekhawatiran siklikal, tren struktural menuju de-dolarisasi dalam transaksi internasional secara fundamental mengubah preferensi mata uang dan komposisi cadangan bank sentral. Bersama-sama, dinamika ini menunjukkan bahwa perkiraan harga emas tetap didukung oleh kekuatan tren secular dan siklikal yang kuat, menempatkan logam ini sebagai pegangan portofolio inti bagi para pengelola aset institusional yang menavigasi lanskap geopolitik yang semakin kompleks.