Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bitcoin Tetap di angka 85.000 USD: 4 Faktor Makro yang Mungkin Memicu Breakout Besar
Bitcoin sedang mengalami fase akumulasi yang berlangsung hampir 60 hari dalam kisaran harga sempit dari 85.000 – 94.000 USD. Meskipun level 85.000 USD terus dipertahankan dan setiap koreksi menunjukkan adanya kekuatan beli yang menahan harga, pasar menunjukkan tekanan yang secara diam-diam meningkat.\nMenurut pembaruan pasar terbaru dari Wintermute, level 85.000 USD saat ini dianggap sebagai “lantai sampai tidak lagi menjadi lantai”. Tampaknya, organisasi-organisasi sedang bertransaksi dalam rentang ini, sementara investor ritel masih mengamati dari luar.\nYang menarik perhatian, lonjakan gagal mendekati 97.000 USD pada bulan Januari diduga karena aliran dana ETF yang kuat. Namun, ketika aliran modal ini berbalik arah, kekuatan kenaikan harga pun dengan cepat melemah. Aliran dana keluar dari ETF Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa minggu terakhir mencapai rekor, menunjukkan dominasi dari aliran modal organisasi. Selain itu, premium Coinbase beralih ke status diskon yang mencerminkan tekanan jual dari pasar AS.\nWintermute menekankan dua indikator penting yang perlu dipantau yaitu aliran dana ETF dan selisih harga di Coinbase. Hanya ketika kedua sinyal ini berbalik positif, Bitcoin memiliki dasar untuk menembus dengan pasti wilayah di atas 90.000 USD.\nSaat ini, Eropa dipandang sebagai pihak pembeli yang lemah, Asia cukup netral, sementara AS tetap menjadi faktor penentu arah utama pasar.\nDalam jangka pendek, empat faktor makroekonomi diperkirakan dapat memecah kondisi “penekanan harga” saat ini:\nPertama adalah bidang AI. Laporan laba dan prospek dari perusahaan teknologi besar akan menguji apakah gelombang investasi AI benar-benar menciptakan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan atau tidak. Hal ini secara langsung mempengaruhi selera risiko pasar saham dan kripto.\nKedua adalah kebijakan suku bunga. Jika Federal Reserve memberi sinyal yang lebih tegas mengenai inflasi, imbal hasil obligasi bisa meningkat, dolar AS menguat, dan menimbulkan tekanan pada aset berisiko seperti Bitcoin.\nKetiga adalah cerita depresiasi dolar AS. Emas dan perak telah mencapai rekor tertinggi saat USD melemah, sementara Bitcoin belum mampu menarik aliran dana safe haven yang serupa.\nKeempat adalah faktor geopolitik, termasuk negosiasi tarif dan ketidakstabilan perdagangan global, yang dapat berdampak besar pada aliran modal defensif dan tingkat volatilitas.\nWintermute menilai bahwa kondisi saat ini lebih bersifat “rapuh” daripada negatif. Harga yang tetap bertahan di level 85.000 USD meskipun aliran dana dari AS melemah dan volatilitas rendah menunjukkan adanya kekuatan beli diam-diam, tetapi belum cukup kuat untuk mendorong terobosan.\nSetelah periode akumulasi yang panjang, pasar biasanya tidak bergerak datar terus-menerus. Ketika risiko kejadian yang mendadak muncul secara bersamaan, kemungkinan besar Bitcoin akan segera menembus atau menembus level 85.000 USD, atau menembus zona resistansi di antara 90.000 USD. Masalahnya bukan lagi “apakah akan menembus” tetapi “ke arah mana”.