Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kenaikan Harga Logam Mulia Menghadapi Risiko Koreksi yang Semakin Meningkat Seiring Kekhawatiran Likuiditas Meningkat
Lonjakan cepat harga logam mulia—terutama perak dan emas—telah memicu kekhawatiran luas di kalangan analis pasar. Pada akhir Desember, platform data keuangan Jinshi melaporkan kekhawatiran yang meningkat bahwa tingkat harga saat ini mungkin tidak berkelanjutan, dengan beberapa lembaga memperingatkan risiko penurunan yang signifikan di depan.
Capital Economics Pertanyakan Tingkat Penilaian Saat Ini
Perusahaan riset terkemuka Capital Economics telah mengangkat bendera merah tentang justifikasi fundamental untuk penilaian logam mulia terbaru. Menurut analisis mereka, tingkat harga saat ini sulit untuk diselaraskan dengan dasar-dasar pasar yang mendasarinya. Perusahaan memproyeksikan koreksi yang cukup signifikan, memperkirakan harga perak bisa turun ke sekitar $42 pada akhir 2026 seiring melemahnya momentum reli emas.
UBS Soroti Defisit Likuiditas Berbahaya
Raksasa perbankan Swiss UBS mengaitkan sebagian besar lonjakan harga terbaru dengan likuiditas pasar yang sangat terbatas. Menurut riset UBS, kombinasi volume perdagangan yang tipis dan posisi yang tinggi menciptakan lingkungan pasar yang berisiko. Bank tersebut secara khusus memperingatkan bahwa trader jangka pendek yang memegang posisi menguntungkan menghadapi insentif kuat untuk mengunci keuntungan, yang berpotensi memicu penjualan cepat. UBS menekankan bahwa kondisi akhir tahun—yang ditandai dengan kedalaman pasar yang berkurang—kemungkinan akan memperbesar fluktuasi harga dan meningkatkan ketidakstabilan pasar secara keseluruhan.
Ekses Spekulatif Mengaburkan Faktor Jangka Panjang
Kepala analis logam mulia CITIC Securities Futures Wang Yanqing menawarkan penilaian yang lebih bernuansa tentang dinamika pasar. Dari perspektif fundamental, Wang Yanqing mencatat bahwa faktor utama penawaran-permintaan yang mendorong logam mulia tetap relatif tidak berubah dalam jangka pendek. Meskipun ada angin sakal jangka panjang—seperti tren de-dolarisasi global—analis memperingatkan bahwa pergerakan harga jangka pendek telah terlalu agresif dalam memperhitungkan faktor positif ini. Menurut Wang Yanqing, posisi spekulatif yang berlebihan telah menciptakan ketidakseimbangan berbahaya, mengubah tren sekuler yang seharusnya bertahap menjadi kendaraan perdagangan yang volatil yang mengancam keseimbangan pasar.
Konvergensi dari peringatan ini menunjukkan bahwa investor logam mulia harus bersiap menghadapi volatilitas yang meningkat dan potensi penarikan besar dalam beberapa bulan mendatang.