Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
SEC, CFTC luncurkan kembali Project Crypto untuk menyelaraskan pengawasan aset digital di AS
Regulator Kripto Dorong Kongres untuk Segera Membuat Undang-Undang Struktur Pasar saat SEC dan CFTC Luncurkan Kembali Project Crypto untuk Mengkoordinasikan Pengawasan di‑chain dan Menutup Celah.
Ringkasan
Ketua Securities and Exchange Commission Paul S. Atkins mendesak Kongres untuk segera mengesahkan legislasi struktur pasar kripto saat regulator federal mengumumkan pendekatan terkoordinasi untuk pengawasan aset digital.
Ketua Commodity Futures Trading Commission Michael S. Selig bergabung dengan SEC untuk meluncurkan kembali Project Crypto pada 29 Januari 2026, menurut pernyataan dari kedua lembaga. Inisiatif bersama ini bertujuan menyelaraskan pengawasan SEC dan CFTC karena pasar aset digital semakin beroperasi di jaringan blockchain.
Pengumuman ini datang saat para pembuat kebijakan memperdebatkan RUU bipartisan tentang struktur pasar kripto. Atkins dan Selig menyatakan dalam pernyataan bersama bahwa kejelasan regulasi memerlukan tindakan legislatif dan pelaksanaan terkoordinasi oleh lembaga federal.
Project Crypto digambarkan sebagai program yang dirancang untuk mempersiapkan pasar AS untuk perdagangan dan penyelesaian aset digital. Para regulator menyatakan bahwa pasar kripto telah bergerak “di‑chain,” yang mengharuskan lembaga untuk memodernisasi kerangka pengawasan dan kemampuan pengawasan mereka.
Inisiatif ini bertujuan membangun regulasi terkoordinasi antar lembaga, menurut pernyataan tersebut. Para ketua berpendapat bahwa aturan yang tidak jelas dan pendekatan yang berfokus pada penegakan hukum telah membatasi inovasi dan peluang investor, sehingga mereka menyerukan kerangka regulasi yang jelas dan penegakan hukum yang konsisten.
Selig dan Atkins mengusulkan agar regulator menyusun urutan persyaratan baru daripada memberlakukan banyak kewajiban sekaligus, menciptakan jalur bagi peserta pasar yang patuh. Pernyataan tersebut menguraikan pendekatan regulasi “dosis minimum-efektif,” dengan aturan yang berfokus pada risiko material dan didasarkan pada kewenangan undang-undang.
Para ketua mencatat bahwa pengawasan yang terfragmentasi menciptakan celah regulasi di pasar di‑chain, di mana fungsi perdagangan, kliring, penyelesaian, dan kustodi sering terintegrasi. Pembagian yurisdiksi antar lembaga menghasilkan persyaratan duplikatif yang mengurangi efisiensi dan kejelasan regulasi, menurut pernyataan tersebut.
Project Crypto bertujuan menghilangkan konflik regulasi dengan menyelaraskan definisi di seluruh lembaga, mengoordinasikan tanggung jawab pengawasan, dan memungkinkan berbagi data antar regulator. Tujuannya adalah mencegah perusahaan menghadapi pendaftaran duplikatif untuk produk serupa, kata pernyataan tersebut.
SEC Berusaha Menarik Aktivitas Aset Digital Global
Para ketua memperingatkan bahwa yurisdiksi global bersaing untuk menarik aktivitas aset digital, dengan beberapa menerapkan kerangka regulasi yang lebih ringan sementara yang lain memberlakukan pembatasan yang dapat memperlambat pengembangan pasar. Mereka berpendapat bahwa regulasi yang terlalu ketat dapat mendorong inovasi ke yurisdiksi lain.
Atkins mendesak Kongres untuk mengesahkan Undang-Undang CLARITY dan legislasi struktur pasar yang lebih luas, menyebut tindakan legislatif mendesak. Ia juga menyatakan dukungan untuk memperluas akses rekening pensiun ke aset kripto. Kedua ketua menyatakan bahwa tindakan legislatif harus didukung oleh rencana pelaksanaan terkoordinasi untuk memberikan kejelasan regulasi.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa regulator harus menyesuaikan aturan dengan teknologi baru daripada menerapkan kerangka warisan, dengan fokus pada risiko material. Pendaftaran, pengungkapan, kustodi, kliring, dan pengawasan diidentifikasi sebagai area prioritas jangka pendek.
Inisiatif ini memberi tekanan pada Kongres untuk menetapkan kerangka hukum untuk pasar aset digital, dengan para ketua menunjukkan bahwa pelaksanaan regulasi yang terkoordinasi akan mengikuti kemajuan legislatif.