Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Vitalik Buterin Ungkapkan Paradoks Institusi dalam Hubungannya dengan Cypherpunks
Vitalik Buterin, salah satu pemimpin pemikiran terkemuka di industri blockchain, baru-baru ini menghadirkan perspektif menarik melalui platform Farcaster tentang dinamika yang kompleks antara institusi dan gerakan cypherpunks. Menurut Foresight News, dia mengklarifikasi bahwa institusi—baik pemerintah maupun korporasi—tidak sepenuhnya dapat dikategorikan sebagai kawan atau musuh.
Contoh Institusi Menunjukkan Kontradiksi Strategi
Pengamatan Buterin terhadap perilaku institusi cukup mendalam. Contoh institusi adalah tindakan Uni Eropa yang secara bersamaan mendukung perangkat lunak sumber terbuka sambil mengadvokasi akses keamanan melalui pintu belakang enkripsi wajib. Hal serupa terlihat pada pemerintah Amerika Serikat yang menggunakan aplikasi Signal untuk komunikasi internal, padahal disaat bersamaan mereka mempunyai Undang-Undang Patriot yang dapat memungkinkan pengawasan ekstensif. Kontradiksi ini menunjukkan bahwa institusi memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berlapis-lapis, tidak selalu konsisten satu sama lain.
Strategi Institusi di Era Mendatang
Buterin memprediksi bahwa institusi akan bergerak menuju model yang lebih terdesentralisasi dalam hal kepercayaan. Strategi optimal institusi ke depan melibatkan pengendalian penuh atas domain mereka sendiri sambil menolak keterlibatan eksternal yang tidak perlu. Di sektor stablecoin, ini berarti penerbit aset akan berusaha membangun tata kelola rantai yang lebih independen dari pengaruh satu negara, sementara pemerintah justru akan menekan adopsi protokol KYC yang lebih ketat. Namun demikian, alat privasi diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi lebih canggih sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut.
Peran Ethereum dan Visi Jangka Panjang
Buterin menekankan bahwa Ethereum berfungsi sebagai komputer global yang tahan terhadap sensor, memberikan fondasi teknis untuk implementasi visi tersebut. Ia mendorong cypherpunks untuk tidak mengadopsi pandangan zero-sum terhadap institusi. Sebaliknya, strategi yang lebih bijaksana adalah menjalin kerjasama yang saling menguntungkan sambil secara aktif melindungi kepentingan mereka. Fokus utama harus diarahkan pada pengembangan lapisan yang kokoh di tiga bidang: infrastruktur keuangan, ekosistem sosial, dan sistem identitas digital yang memastikan otonomi dan kebebasan individu tetap terjaga.
Perspektif Buterin mencerminkan pemahaman mendalam tentang bagaimana teknologi blockchain dapat bertindak sebagai jembatan bukan hanya penghalang antara institusi dan cypherpunks, menciptakan ruang kolaborasi yang lebih sehat untuk masa depan yang lebih desentralisasi.