Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Seller dan MicroStrategy: transformasi strategi investasi Bitcoin di tahun baru
Dalam satu tahun terakhir, posisi Michael Saylor dalam ekosistem cryptocurrency telah mengalami evolusi yang signifikan. Pemimpin MicroStrategy tetap menjadi tokoh kunci, tetapi sekarang perusahaan tersebut menghadapi tantangan dan peluang yang berbeda. Jika tahun 2025 membawa pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya, maka tahun 2026 menuntut peninjauan kembali pendekatan.
Kenaikan dan Kegagalan: Bagaimana Pergerakan Saham MSTR
Selama tahun 2025, saham MicroStrategy menunjukkan dinamika yang mengesankan, meningkat lima kali lipat. Pertumbuhan ini terjadi meskipun munculnya ETF Bitcoin di pasar Amerika, yang secara teori seharusnya mengurangi daya tarik instrumen alternatif. Namun, memasuki awal 2026, situasinya berubah secara drastis. Saham perusahaan menunjukkan pengembalian negatif sejak awal tahun, menandakan adanya kesulitan besar dalam mengulang keberhasilan tahun lalu.
Perubahan ini dipicu oleh beberapa faktor. Pertama, volatilitas Bitcoin secara signifikan menurun, mengurangi peluang spekulatif. Kedua, munculnya opsi pada ETF spot membuka saluran alternatif bagi investor untuk mendapatkan eksposur tanpa harus membeli saham perusahaan Saylor. Kondisi ini menyebabkan pengurangan kritis pada premi (multiplikator) MSTR terhadap nilai bersih aset—indikator yang menunjukkan seberapa tinggi perusahaan diperdagangkan dibandingkan dengan aset nyata yang dimilikinya.
Saham Preferen: Mekanisme Baru untuk Menarik Modal
Menanggapi tantangan yang muncul, MicroStrategy meluncurkan program ambisius penerbitan saham preferen. Tahun ini, perusahaan menerbitkan empat seri surat berharga tersebut: STRK, STRF, STRD, dan STRC. Inisiatif ini berhasil mengumpulkan 4,6 miliar dolar dalam bentuk penerimaan bruto dari penawaran perdana.
Tiga dari empat penerbitan ini menunjukkan daya tarik tinggi bagi investor, dengan menghasilkan pengembalian dua digit. Bagi MicroStrategy sendiri, saham preferen ini berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan posisi Bitcoin tanpa melakukan dilusi modal utama secara tradisional. Perusahaan juga memperluas mekanisme ini ke tingkat internasional, menerbitkan surat berharga preferen yang dinominasikan dalam euro untuk pasar Eropa.
Strategi Bitcoin dalam Kondisi Persaingan
Perilaku perusahaan Saylor mencerminkan evolusi pasar yang lebih luas. Ketika ETF baru muncul, mereka tampak sebagai ancaman bagi investor yang berspesialisasi. Namun, multi-instrumentalitas—keberadaan berbagai cara untuk mendapatkan eksposur—telah menjadi kenyataan pasar. MicroStrategy beradaptasi, mengubah perannya dari instrumen spekulatif murni menjadi mekanisme keuangan yang lebih kompleks.
Dengan demikian, kisah Michael Saylor di tahun 2026 bukanlah cerita tentang kejatuhan, melainkan tentang realokasi ulang. Perusahaan mencari jalan baru untuk menciptakan nilai di tengah kondisi di mana premi tradisional mulai menghilang.