Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kelompok warga Tiongkok yang ditangkap di Korea Selatan, mengungkap pencucian uang aset kripto lebih dari 100 juta dolar AS yang memanfaatkan dompet digital
Kantor bea cukai Korea mengungkapkan sebuah kasus di mana jaringan kejahatan internasional menggunakan dompet digital yang melalui beberapa negara untuk mencuci uang dengan total sekitar 1,7 miliar dolar AS. Tiga warga negara China telah diajukan ke pengadilan dengan tuduhan yang sama. Penangkapan ini menyoroti kelemahan regulasi aset kripto di Korea yang menjadi tempat berkembangnya transaksi ilegal.
Skema kejahatan yang dirancang secara cermat, memanfaatkan beberapa negara dan dompet digital
Menurut penyelidikan kantor bea cukai, ketiga tersangka secara sistematis melakukan transfer dana ilegal selama sekitar 4 tahun dari September 2021 hingga Juni 2025. Metode mereka sangat cerdik, membeli cryptocurrency di berbagai negara, kemudian mentransfer aset melalui dompet digital ke dompet di Korea, dan selanjutnya menukarkannya ke Won.
Para pelaku kejahatan berusaha menyembunyikan asal-usul dana dengan mengklaim bahwa dana tersebut digunakan untuk biaya operasi kecantikan atau pendidikan mahasiswa internasional, dan melakukan pengiriman uang dalam jumlah besar melalui beberapa rekening bank domestik. Melalui proses multi-tahap ini, mereka secara sengaja menyulitkan pelacakan oleh otoritas. Total dana yang digunakan untuk pencucian uang mencapai 148,9 miliar Won (sekitar 1,7 miliar dolar AS).
Keterlambatan kerangka regulasi menciptakan celah pengawasan
Latar belakang kejadian ini adalah keterlambatan Korea dalam menyusun kerangka hukum untuk pasar aset kripto. Otoritas keuangan Korea mengalami kesulitan dalam menyelesaikan pedoman regulasi komprehensif yang menanggapi meningkatnya peran aset kripto sebagai aset investasi utama. Ketidakjelasan regulasi dan pembatasan transaksi menyebabkan banyak investor domestik menyimpan aset digital senilai puluhan miliar dolar di platform luar negeri.
Kekosongan regulasi ini memberi peluang bagi organisasi kriminal internasional untuk melakukan transaksi aset kripto ilegal. Teknologi dompet digital yang anonim dan ketidakjelasan pengawasan di Korea memungkinkan pelaku kejahatan dengan relatif mudah menghindari pelacakan dana.
Tantangan dalam kerjasama internasional dan penguatan pengawasan
Kasus ini menunjukkan bahwa pencucian uang menggunakan aset kripto adalah masalah internasional yang sulit diatasi hanya dengan upaya satu negara. Pelacakan transaksi dompet digital yang melibatkan beberapa negara memerlukan kerjasama antara kantor bea cukai dan otoritas keuangan dari berbagai negara. Otoritas Korea perlu memperkuat sistem pengawasan pasar aset kripto dan segera menyelesaikan kerangka regulasi untuk menindak pertukaran ilegal.
Penangkapan ini menjadi perhatian apakah akan menjadi pemicu bagi pembuat kebijakan di Korea untuk lebih menyadari pentingnya regulasi aset kripto.