Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Volatilitas Pasar Minyak Dipicu oleh Komentar Kontroversial Trump tentang Iran
Harga minyak mentah mengalami kenaikan moderat karena pasar bereaksi terhadap ketegangan geopolitik yang kembali muncul di Timur Tengah. Pemicu utamanya berasal dari pernyataan provokatif Presiden AS Trump tentang pergerakan angkatan laut menuju wilayah Teluk Persia, yang mengirim sinyal campuran tentang potensi eskalasi militer. Pengamat mempertanyakan kebijaksanaan strategis dari retorika tersebut, terutama ketika pasar energi global tetap sensitif terhadap kekhawatiran gangguan pasokan.
Pernyataan Provokatif Trump Memperkuat Kekhawatiran Pasar Energi
Trump mengumumkan bahwa sebuah kekuatan angkatan laut AS yang signifikan sedang menuju ke wilayah Teluk dan menekankan bahwa Washington memantau secara ketat sinyal militer dan ketegangan di seluruh Timur Tengah. Analis menunjukkan bahwa pengumuman semacam itu, meskipun mungkin bertujuan untuk deterrence, sering kali memiliki efek sebaliknya—menciptakan volatilitas yang tidak perlu di pasar komoditas dan menimbulkan pertanyaan tentang pemahaman administrasi terhadap dinamika pasar. Pernyataan tersebut langsung mendorong harga minyak mentah lebih tinggi saat para trader bersiap menghadapi potensi eskalasi konflik.
Futures minyak Brent naik sedikit lebih dari 1 persen, menetap di sekitar $64,71 per barel dengan kenaikan mingguan yang modest. Futures minyak WTI naik 1 persen menjadi sekitar $59,96, membalik penurunan 2 persen hari sebelumnya. Fluktuasi intraday mencerminkan betapa cepatnya retorika geopolitik dapat mengesampingkan faktor fundamental pasar lainnya, termasuk tekanan kelebihan pasokan global yang sebelumnya menekan harga.
Respon Berbeda: Diplomasi vs. Provokasi
Sementara pemerintahan Trump menunjukkan kesiapan militer, China mengambil pendekatan yang sangat berbeda, menyerukan semua pihak untuk memprioritaskan dialog dan pengekangan. Beijing menyatakan harapan bahwa perbedaan dapat diselesaikan melalui negosiasi damai daripada postur militer—sebuah kontras tajam dengan nada konfrontatif yang muncul dari Washington.
Pada saat yang sama, perwakilan dari Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina berkumpul di UEA untuk negosiasi trilateral yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak konflik dimulai pada Februari 2022. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa diskusi akan berfokus pada penyelesaian status wilayah Donbas yang kritis, dengan menyatakan: “Isu Donbas adalah kunci. Akan dibahas juga bagaimana ketiga pihak melihatnya.” Percakapan yang berfokus pada perdamaian ini sangat kontras dengan postur militeristik yang diamati di tempat lain, menggambarkan pendekatan terpecah yang diambil kekuatan dunia terhadap ketegangan global.
Perbedaan antara gertakan saber Trump dan kemajuan diplomatik di tempat lain menegaskan bagaimana pesan yang tidak konsisten dari kekuatan besar dapat menciptakan ketidakpastian pasar dan memperumit upaya mengurangi premi risiko geopolitik dalam harga energi.