Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trump mengungkap senjata rahasia dalam operasi melawan Maduro
Presiden Amerika Donald Trump dalam wawancara terbaru dengan tabloid New York Post mengonfirmasi penggunaan senjata inovatif saat penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro pada awal Januari. Menurut Trump, senjata canggih ini menjadi faktor kunci keberhasilan operasi bernama «Absolute Resolve», di mana sistem keamanan presiden Venezuela berhasil dikompromikan. Komentarnya muncul sebagai tanggapan terhadap laporan CNN baru-baru ini yang menyebutkan pembelian perangkat oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS yang berpotensi terkait dengan fenomena terkenal «Gulf Syndrome».
Apa itu senjata baru «Disorienter»
Pengembangan yang diberi kode nama «Disorienter» (The Discombobulator) ini merupakan loncatan kualitas dalam teknologi militer, klaim pemimpin Amerika tersebut. Senjata ini menunjukkan efektivitas tinggi dalam menetralkan peralatan militer buatan Venezuela, serta persenjataan asal Tiongkok dan Rusia yang digunakan oleh pasukan pengawal Maduro. Menurut saksi mata operasi, senjata yang digunakan menghasilkan efek yang setara dengan gelombang suara yang kuat, mampu mendisorientasikan lawan dan membuatnya tidak berdaya.
Mekanisme kerja dan kaitannya dengan Gulf Syndrome
«Gulf Syndrome» — kumpulan gejala misterius yang pertama kali tercatat pada 2016 di antara pekerja diplomatik Amerika di berbagai negara. Fenomena ini dinamai setelah munculnya keluhan dari staf kedutaan AS di Havana tentang suara aneh, rasa sakit di telinga, tekanan dan getaran di tengkorak, serta pusing dan disorientasi. Salah satu hipotesis mengaitkan gejala ini dengan paparan radiasi microwave berarah.
Senjata baru ini, menurut sumber, bekerja berdasarkan prinsip serupa, memungkinkan pengaruh selektif terhadap sistem saraf lawan. Saat digunakan, peserta operasi melaporkan adanya pendarahan hidung yang tak terduga pada pengawal pemimpin Venezuela, dan beberapa mengalami muntah berdarah. Salah satu saksi menggambarkan sensasi seolah-olah kepala «pecah dari dalam», meskipun Trump menolak mengungkapkan rincian teknis tambahan tentang mekanisme kerja senjata ini.
Bagaimana senjata digunakan saat penangkapan Maduro
Operasi penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya Silia Flores berlangsung pada 3 Januari tahun ini. Para ahli dari unit khusus AS «Delta» melakukan operasi terkoordinasi dengan menggunakan senjata inovatif, yang berhasil menangkap pemimpin Venezuela tersebut. Menurut data resmi Kementerian Pertahanan Venezuela, dalam operasi tersebut 83 orang tewas. Mereka yang ditangkap dibawa ke pangkalan Angkatan Laut AS di Guantanamo, kemudian dipindahkan ke New York, di mana sidang pertama berlangsung pada 5 Januari.
Tuduhan dan posisi Maduro
Pemerintah AS menuduh Nicolas Maduro serius terlibat dalam «narkoterrorisme», kepemilikan senjata ilegal, dan perdagangan paspor diplomatik Venezuela. Menurut dakwaan, pemimpin Venezuela memimpin kelompok kriminal terorganisir Cartel de los Soles, yang diakui di AS sebagai organisasi teroris, dan terlibat dalam konspirasi dengan kartel narkoba Kolombia yang memproduksi dan mengangkut kokain ke pasar internasional.
Maduro sendiri secara tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa tuduhan itu adalah kedok politik untuk upaya AS mengendalikan sumber daya minyak Venezuela. Pengungkapan senjata rahasia yang digunakan saat penangkapannya secara signifikan memperkuat debat internasional tentang metode dan alat yang digunakan dalam operasi khusus berskala besar ini, serta menimbulkan kekhawatiran di kalangan hukum internasional terkait penggunaan teknologi militer baru.