Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Faktor Makroekonomi Memicu Tekanan Masif di Pasar Kryptocurrency
Pasar kryptocurrency menghadapi tantangan signifikan pada akhir Januari, dengan gelombang ketidakpastian makroekonomi yang menggetarkan kepercayaan investor global. Tekanan ini mencerminkan respon pasar terhadap berbagai faktor eksternal yang saling terkait, mulai dari kebijakan perdagangan hingga stabilitas mata uang regional.
Gelombang Likuidasi dan Koreksi Harga Bitcoin
Pada 26 Januari, sesi perdagangan Asia awal menjadi saksi ledakan likuidasi posisi long yang terlever, dengan lebih dari $550 juta posisi yang terpaksa ditutup. Bitcoin pada saat itu terkoreksi tajam hingga menyentuh level $86.000, mencerminkan fase realisasi kerugian yang intens. Data terbaru menunjukkan BTC saat ini berada di level $73.59K dengan penurunan 4.38% dalam 24 jam terakhir, menandakan volatilitas berkelanjutan di pasar.
Kekhawatiran Makroekonomi: Tarif Perdagangan hingga Ketidakstabilan Mata Uang
Tekanan makroekonomi yang menggerakkan pasar berasal dari berbagai sumber. Rencana Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif 100% pada impor dari Kanada menciptakan ketidakpastian dalam perdagangan internasional. Bersamaan dengan itu, risiko penutupan pemerintah AS yang terancam pada 30 Januari menambah ketidakjelasan fiskal. Di sisi lain, kemungkinan intervensi di pasar valuta AS-Jepang untuk menstabilkan yen yang terus melemah juga menjadi sorotan pasar. “Pemeriksaan suku bunga” yang dilakukan Federal Reserve New York terhadap pasangan dolar/yen semakin meningkatkan kekhawatiran investor terkait depresiasi mata uang Jepang yang berkelanjutan.
Respon Pasar Derivatif dan Strategi Hedging
Menghadapi ketidakpastian makroekonomi ini, para pelaku pasar di sektor derivatif kripto telah menggeser strategi mereka ke postur yang lebih defensif. Peningkatan skew put dan volatilitas implisit menjadi indikator jelas dari peralihan sentiment ini. Aliran modal signifikan terlihat dari pergerakan posisi put jangka panjang menuju price strike yang lebih rendah, menunjukkan antisipasi investor terhadap potensi penurunan harga lebih lanjut.
Volatilitas Berkelanjutan dan Fokus pada Keputusan Federal Reserve
Dengan kalender ekonomi makroekonomi yang dipenuhi acara penting, termasuk pelaporan hasil teknologi dan keputusan suku bunga Federal Reserve, volatilitas implisit diperkirakan tetap berada di level tinggi. Meskipun Federal Reserve diharapkan mempertahankan suku bunga di posisi yang tidak berubah, pelaku pasar akan secara teliti mengamati panduan Ketua Jerome Powell mengenai arah kebijakan moneter ke depan.
Hingga berbagai risiko sistemik—khususnya ketakutan akan penutupan pemerintah—mendapat klarifikasi lebih jelas, harga kryptocurrency kemungkinan akan terus menampilkan volatilitas dalam jangka pendek. Sementara aset safe-haven seperti emas dan perak terus mengalami penguatan, dinamika pasar makroekonomi yang kompleks ini membuat investor harus lebih waspada dalam navigasi risiko.