Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trailing Stop Adalah Strategi Cerdas untuk Mengamankan Profit Anda
Trailing stop adalah salah satu perintah order yang paling efektif bagi pedagang untuk melindungi keuntungan sekaligus membiarkan posisi terus berkembang. Sebagai tool manajemen risiko tingkat lanjut, trailing stop secara otomatis memantau pergerakan harga dan menempatkan stop loss pada titik yang telah Anda tentukan, baik dalam bentuk persentase maupun nilai tetap. Ini sangat berguna ketika perdagangan Anda bergerak ke arah yang tepat, namun Anda tidak bisa memantau posisi secara real-time atau ragu tentang seberapa jauh harga akan naik sebelum akhirnya koreksi.
Mekanisme trailing stop adalah dengan mengikuti pergerakan harga ke atas sambil menjaga jarak perlindungan yang telah ditetapkan. Ada dua cara untuk menetapkan trailing stop: menggunakan persentase dari harga pasar terkini, atau menggunakan nilai tetap dalam mata uang. Anda juga dapat menentukan harga aktivasi yang menentukan kapan trailing stop mulai melacak harga pasar.
Bagaimana Trailing Stop Bekerja dengan Persentase Penurunan
Mari kita lihat bagaimana trailing stop beroperasi dalam skenario nyata. Misalkan aset Anda saat ini diperdagangkan di harga $100, dan Anda menetapkan order trailing stop untuk menjual pada 10% di bawah harga tertinggi yang dicapai.
Jika harga turun langsung dari $100 ke $90 (penurunan 10%), maka order trailing stop Anda akan terpicu dan berubah menjadi order jual harga pasar. Namun, jika harga naik menjadi $150 terlebih dahulu, lalu turun 7% dan mencapai $140, order Anda tidak akan terpicu. Mengapa? Karena trailing stop Anda hanya akan aktivasi pada $135 (10% di bawah harga tertinggi $150 yang pernah dicapai).
Skenario lainnya: ketika harga melanjutkan kenaikan hingga $200, kemudian turun sebesar 10% mencapai $180, barulah trailing stop Anda terpicu dan posisi Anda terjual di harga pasar. Dengan begini, Anda mengunci sebagian besar keuntungan sambil tetap membiarkan aset terus naik.
Menggunakan Nilai Tetap untuk Mengatur Trailing Stop Penjualan
Alternatif lain adalah menetapkan trailing stop menggunakan nilai tetap daripada persentase. Anggaplah harga masuk Anda di $100 dan Anda menetapkan trailing stop pada $30 di bawah harga pasar saat itu.
Jika harga menurun $30 dari entry point menjadi $70, order trailing stop Anda akan langsung terpicu dan aset akan dijual. Tetapi jika harga naik ke $150 dulu, lalu turun $20 menjadi $130, order tidak akan terpicu karena trailing stop hanya akan diaktifkan pada $120 (yang merupakan $30 di bawah harga tertinggi $150). Ketika harga berlanjut naik menjadi $200 dan kemudian turun $30 mencapai $170, maka trailing stop akan diaktifkan dan posisi Anda dijual pada harga pasar.
Keuntungan menggunakan nilai tetap adalah Anda memiliki kontrol presisi atas level stop loss dalam nominal tertentu, yang kadang lebih intuitif daripada berpikir dalam persentase.
Hal Krusial Sebelum Mengaktifkan Trailing Stop Loss
Sebelum Anda menggunakan trailing stop adalah penting untuk memahami beberapa batasan teknis. Pertama, posisi dan margin Anda tidak akan dibekukan sampai order trailing stop benar-benar diaktifkan. Pastikan Anda memiliki margin yang cukup untuk mempertahankan posisi hingga trailing stop dipicu, karena jika margin tidak cukup, posisi Anda bisa di-liquidate sebelum trailing stop sempat bekerja.
Kedua, trailing stop mungkin gagal diaktifkan karena beberapa alasan: batasan harga dari exchange, batasan posisi, margin yang tidak memadai pada saat trigger, mode off-trade sedang aktif, atau kesalahan sistem. Setelah trailing stop berhasil diaktifkan dan berubah menjadi order harga pasar, order tersebut tidak dijamin tereksekusi pada harga pasar jika volatilitas ekstrem terjadi—order bisa tertanggung dalam antrian order terbuka.
Memahami trailing stop adalah kunci untuk mengelola risiko dengan lebih baik sambil tetap memberikan kesempatan bagi keuntungan untuk tumbuh. Dengan menggunakan tool ini secara tepat, Anda dapat fokus pada strategi trading tanpa perlu memantau setiap gerakan harga secara manual.