Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Krishna dan Evercore ISI memprediksi pemotongan suku bunga Federal Reserve akan mempercepat—posisi baru mengubah ekspektasi pasar
Ekonom Krishna Guha yang memimpin tim riset Evercore ISI baru-baru ini mengemukakan pandangan bahwa pembuat kebijakan Federal Reserve mungkin akan segera beralih ke sikap yang lebih dovish. Ekspektasi ini didasarkan pada analisis peningkatan pengaruh pengambil keputusan yang berorientasi pasar seperti Rick Rieder. Berdasarkan data pasar, pasar swap suku bunga saat ini memperkirakan penurunan suku bunga yang jauh lebih kecil dibandingkan prediksi aktual dari beberapa lembaga profesional.
Rieder dan Teori Sentralisasi Pasar Akan Membentuk Ulang Kebijakan Federal Reserve
Rick Rieder sebagai profesional senior di Wall Street telah lama mendukung penyesuaian kebijakan yang lebih agresif. Seawal September tahun lalu, ia secara tegas mendukung usulan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin sekaligus, yang berbeda mencolok dari preferensi Federal Reserve terhadap penurunan bertahap sebesar 25 basis poin. Ekonom Krishna Guha dan lainnya menunjukkan bahwa Rieder tidak hanya menentang panduan proyeksi “dot plot” yang terkenal dari Federal Reserve, tetapi juga mewakili meningkatnya permintaan pasar terhadap penurunan suku bunga yang lebih agresif.
Perbedaan Ekspektasi Antara Ahli dan Pasar Semakin Meluas
Tim analisis yang dipimpin Krishna memperkirakan bahwa Rieder mungkin akan mendorong Federal Reserve untuk melakukan tiga kali penurunan suku bunga hingga tahun 2026. Namun, harga pasar swap suku bunga saat ini mencerminkan bahwa penurunan suku bunga hingga akhir 2026 diperkirakan hanya sekitar 50 basis poin (sekitar dua kali penurunan 25 basis poin). Perbedaan ini mengungkapkan adanya jurang persepsi antara pasar dan pembuat kebijakan.
Yang lebih menarik lagi, pasar opsi SOFR baru-baru ini menunjukkan banyak posisi baru yang bertaruh pada penurunan suku bunga berulang kali. Posisi ini bertujuan untuk menurunkan tingkat suku bunga dana federal efektif menjadi sekitar 1,5% pada akhir tahun, yang hampir setengah dari tingkat harga sekitar 3,2% yang diperkirakan pasar swap saat ini. Para ahli seperti Krishna berpendapat bahwa akumulasi sinyal pasar ini mungkin menandakan tekanan untuk mengubah arah kebijakan dalam waktu dekat.
Perjudian antara Harga Pasar dan Realitas
Seiring meningkatnya pengaruh orang-orang berorientasi pasar seperti Rieder, pendekatan kebijakan progresif tradisional Federal Reserve sedang menghadapi tantangan. Penyesuaian harga pasar yang terus-menerus mencerminkan ekspektasi investor yang semakin yakin terhadap siklus penurunan suku bunga yang lebih cepat, dan ekspektasi ini berpotensi akhirnya mendorong arah penyesuaian kebijakan resmi.