Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari Co-Founder ke Orang Luar: Bagaimana Sengketa Mark Zuckerberg dan Eduardo Saverin Mengubah Sejarah Teknologi
Kemitraan antara Eduardo Saverin dan Mark Zuckerberg merupakan salah satu kisah peringatan paling terkenal dalam bisnis modern. Apa yang dimulai sebagai kolaborasi antara dua mahasiswa Harvard untuk membangun platform jejaring sosial berkembang menjadi perjuangan kekuasaan yang dramatis yang secara fundamental mengubah jalur karier kedua pria tersebut dan menunjukkan realitas kejam dari dinamika ekuitas startup.
Kemitraan yang Mengubah Segalanya
Pada hari-hari awal penciptaan Facebook, Eduardo Saverin memainkan peran penting sebagai salah satu pendiri dan investor awal, menanamkan modalnya sendiri ke dalam usaha tersebut ketika platform tersebut hanyalah eksperimen di asrama. Mark Zuckerberg dan Eduardo Saverin bekerja sama untuk membangun fondasi yang akhirnya akan menghubungkan miliaran orang di seluruh dunia. Keahlian finansial dan kecerdasan bisnis Saverin melengkapi keunggulan teknis Zuckerberg, menciptakan apa yang tampak seperti pasangan pengusaha yang seimbang. Namun, seiring valuasi perusahaan melambung dan perusahaan modal ventura mulai mengelilingi, hubungan antara kedua pendiri mulai memburuk secara dramatis.
Strategi Dilusi Saham
Ketika investor eksternal bergabung dengan perusahaan, Mark Zuckerberg mengatur serangkaian langkah strategis yang secara sistematis mengurangi kepemilikan Eduardo Saverin. Alih-alih mempertahankan ekuitas proporsional Saverin melalui putaran pendanaan baru, Zuckerberg mengamankan investasi luar dengan cara yang secara efektif melemahkan posisi co-founder tersebut hingga hampir tidak terlihat. Strategi dilusi yang canggih ini, meskipun secara hukum kompleks, membuat Saverin semakin tersisih dari pengambilan keputusan meskipun kontribusinya yang mendasar.
Perkara Hukum dan Dampak Jangka Panjang
Perselisihan ekuitas meningkat menjadi litigasi, dengan Eduardo Saverin mengejar tindakan hukum untuk mendapatkan kembali apa yang dia yakini sebagai haknya. Penyelesaian akhir memberi Saverin sekitar 5% saham Facebook—sepersepuluh dari apa yang mungkin mewakili saham awalnya jika dilusi tidak terjadi. Namun meskipun kehilangan kendali atas ciptaannya, kisah Saverin menjadi simbol dari percakapan yang lebih luas tentang ekuitas pendiri, kekuatan investor, dan sifat kompetitif dari kewirausahaan teknologi. Kisah ini terbukti begitu menarik sehingga Hollywood mengadaptasinya menjadi “The Social Network,” mengabadikan konflik antara Mark Zuckerberg dan Eduardo Saverin untuk penonton global dan mengukuhkan perselisihan perusahaan ini sebagai salah satu kisah peringatan paling berpengaruh dalam sejarah bisnis.