Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bitcoin dan Emas: Perlombaan Aset Keras dan Potensi Keluaran di Depan
Dalam konteks pasar aset saat ini, pertanyaan tentang kinerja relatif antara Bitcoin dan emas semakin menjadi kebutuhan mendesak. Untuk memahami lebih dalam potensi jangka panjang Bitcoin, kita perlu melakukan analisis mendalam tentang mekanisme pasokan, sejarah volatilitas harga, dan prospek masa depan dari kedua aset keras ini.
Hingga Februari 2026, emas telah mengalami pertumbuhan yang mengesankan hampir 100% dalam tahun terakhir, sementara Bitcoin mencatat penurunan sebesar 27,58% selama periode yang sama. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan yang lebih besar: apakah Bitcoin dapat menarik manfaat signifikan seperti yang dilakukan emas? Menurut Cointelegraph, ini adalah salah satu perdebatan paling hangat di kalangan investor mata uang kripto.
Emas Tumbuh 100%: Alasan Bitcoin Tertinggal
Perkembangan saat ini dari Bitcoin meskipun masih lebih lemah, tetapi jika melihat ke mekanisme pasokan dasar, gambaran yang berbeda sama sekali. Pasokan Bitcoin dibatasi secara keras pada angka 21 juta koin, dengan sekitar 1 juta koin yang belum ditambang. Hingga Februari 2026, sudah 95,16% dari total pasokan Bitcoin yang telah diterbitkan, dengan tingkat inflasi tahunan hanya sekitar 0,81%.
Sebaliknya, emas tidak memiliki batas pasokan keras apa pun. Penambang emas dapat meningkatkan produksi mereka saat harga emas naik, yang sangat berbeda dengan Bitcoin. Pierre Rochard, CEO dari Bitcoin Bond Company, menekankan bahwa emas kekurangan penyesuaian kesulitan dan halving seperti Bitcoin, yang menyebabkan situasi: ketika harga naik, investasi dalam penambangan emas juga meningkat, mengurangi efek inflasi yang terkendali.
Halving Bitcoin dan Penyesuaian Kesulitan: Keunggulan atau Kerugian Struktural
Bitcoin mengikuti jadwal penerbitan yang telah ditentukan sebelumnya, secara bertahap berkurang melalui halving sampai mencapai batas 21 juta. Perbedaan ini menciptakan mekanisme ekonomi yang unggul: pasokan yang dikendalikan secara matematis, independen dari faktor eksternal apa pun.
Untuk memperjelas, sejarah produksi emas selama 30 tahun terakhir menunjukkan tren kenaikan yang terus menerus. Dari sekitar 2.300 ton pada tahun 1995, emas meningkat menjadi 3.500 ton pada tahun 2018, lalu mencapai rekor tertinggi 3.672 ton pada tahun 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan prediksi para ekonom: ketika harga emas tinggi, industri penambangan akan berkembang, meningkatkan pasokan.
Sementara itu, tingkat inflasi tahunan Bitcoin diperkirakan akan terus menurun menjadi 0,41% setelah halving berikutnya pada bulan Maret 2028, menurut data dari Bitbo. Mekanisme ini menciptakan aset dengan inflasi yang dapat diprediksi, berbeda dengan emas.
Kapitalisasi Pasar: Jurang Terlalu Lebar atau Peluang Pertumbuhan?
Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin sekitar 1.415 miliar USD, hanya sebagian kecil dari total kapitalisasi emas yang diperkirakan sekitar 41,69 triliun USD. Rasio ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
Namun, Jeff Walton, direktur risiko di Strive - perusahaan treasury Bitcoin, melihat hal ini dari sudut pandang lain: jarak kapitalisasi bukanlah hambatan melainkan peluang. Dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil, bahkan permintaan kecil dari investor yang mencari perlindungan terhadap mata uang kripto juga dapat menyebabkan pertumbuhan persentase yang signifikan untuk Bitcoin.
Skenario 5%: Dari Emas ke Bitcoin
Faktanya, Bitcoin masih dapat menarik sebagian kecil anggaran dari investor yang mencari eksposur terhadap aset keras untuk melindungi dari risiko mata uang, risiko geopolitik, atau melindungi daya beli jangka panjang.
Untuk menggambarkan potensi ini, jika hanya 5% dari permintaan saat ini yang beralih dari emas ke Bitcoin, berdasarkan valuasi saat ini, ini akan setara dengan lebih dari 2 triliun USD dana baru masuk ke Bitcoin. Skenario ini berpotensi menyebabkan peningkatan lebih dari 116% dalam kapitalisasi pasar Bitcoin, dengan target harga sekitar 192.000 USD.
Meskipun terdengar optimis, skenario ini memiliki dasar logika: Bitcoin hanya perlu merebut sebagian kecil dari pasar emas tradisional untuk memasuki fase pertumbuhan yang sama sekali baru. Ini menegaskan potensi luar biasa dari Bitcoin jika terus menarik perhatian dari investor konvensional.