Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Krisis tarif dan strategi platform: Rencana pabrik Audi di AS runtuh, menuju restrukturisasi rantai pasokan termasuk ban
Perusahaan Grup Volkswagen mengalami perubahan besar dalam kebijakan manajemennya. CEO Oliver Bloom secara resmi menyatakan bahwa mereka akan membatalkan rencana platform produksi khusus untuk Audi di Amerika Serikat. Tekanan dari tarif otomotif yang diperkenalkan oleh pemerintahan Trump menyebabkan rencana bisnis ambisius tersebut kehilangan kelayakan ekonomi.
Tekanan berat akibat tarif: kerugian sebesar 21 miliar Euro
Menurut pengumuman terbaru Bloom, hanya dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, Grup Volkswagen telah mengalami kerugian sekitar 21 miliar Euro (25 miliar dolar AS) akibat kebijakan tarif di AS. Jumlah ini bukan sekadar angka bisnis biasa, melainkan memiliki dampak yang cukup besar untuk mengguncang dasar pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Meskipun telah dilakukan diskusi tingkat tinggi di Washington dan Forum Ekonomi Dunia di Davos, perusahaan ini belum mampu memperoleh pelonggaran tarif yang diperlukan untuk membenarkan investasi modal besar maupun mendapatkan lingkungan bisnis yang stabil. Dalam situasi yang tidak pasti seperti ini, strategi pembangunan pabrik baru berbasis platform di dalam negeri AS pun menjadi tidak lagi menguntungkan secara finansial.
Penyesuaian strategi: pencabutan target pangsa pasar 10%
Mengacu pada situasi tahun 2023, saat itu Audi aktif mempertimbangkan pembangunan basis produksi di dalam negeri AS dengan memanfaatkan subsidi federal. Insentif yang menarik awalnya menjadi motivasi utama untuk mendorong proyek tersebut.
Namun, perubahan kebijakan yang memberatkan produsen mobil Eropa secara cepat memperburuk keadaan. Menghadapi perubahan drastis ini, Volkswagen akhirnya terpaksa mencabut target untuk meraih pangsa pasar 10% di pasar AS yang telah lama diidamkan. Bloom menyebut target tersebut sebagai “ketinggalan zaman,” dan perusahaan pun memutuskan untuk beralih ke strategi pertumbuhan yang lebih konservatif dan bertahap.
Restrukturisasi strategi platform global
Sebagai bagian dari penarikan strategis ini, Volkswagen memutuskan untuk mengurangi investasi sebesar 20 miliar Euro dari rencana investasi lima tahunan secara global. Artinya, investasi dalam pengembangan platform utama mobil dan infrastruktur produksi akan dikurangi secara signifikan.
Ketergantungan pada Meksiko dan dampaknya pada industri ban dan suku cadang
Saat ini, Audi menjadi merek mobil premium utama dari Jerman yang tidak memiliki pabrik perakitan di dalam negeri AS. Rantai pasokan untuk pasar Amerika Utara sangat bergantung pada fasilitas di Meksiko, di mana komponen penting seperti ban dan bagian mesin diproduksi dan diperoleh.
Namun, saat ini, jalur pengiriman dari Meksiko ke AS dikenai tarif impor yang signifikan. Artinya, seluruh industri suku cadang mobil, termasuk ban, menghadapi tekanan biaya akibat tarif ini. Struktur perpajakan berlapis ini tidak hanya mempengaruhi Audi, tetapi juga menimbulkan tantangan baru bagi seluruh rantai pasokan global perusahaan.
Perubahan strategi Audi ini bukan sekadar keputusan satu perusahaan, melainkan menjadi simbol dari krisis struktural yang dihadapi oleh industri otomotif berbasis platform global.