Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Vitalik Buterin Menyesuaikan Pandangannya: Tiga Prinsip dalam Desain Komitmen Status Blockchain
Dalam waktu dekat ini, Vitalik Buterin telah secara terbuka mengakui perubahan dalam pola pikirnya tentang salah satu konsep dasar blockchain: apakah sebuah blockchain perlu berkomitmen terhadap status atau tidak. Berdasarkan informasi dari ChainCatcher, pendiri Ethereum telah merinci alasan di balik penyesuaian ini, sekaligus menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam desain blockchain modern.
Dari Keraguan Hingga Penerimaan: Mengapa Desain Tanpa Komitmen Status Itu Mungkin
Awalnya, Buterin tidak setuju dengan gagasan membiarkan blockchain beroperasi tanpa komitmen status yang jelas. Alasan utamanya adalah jika sebuah jaringan tidak terikat dengan status, pengguna harus memverifikasi seluruh rantai transaksi dari blok pertama, atau harus percaya pada satu layanan pihak ketiga. Kedua situasi ini tidak memenuhi tiga prinsip utama yang harus dimiliki oleh sebuah sistem blockchain terdistribusi. Namun, perkembangan teknologi terbaru telah mengubah gambaran ini.
Ethereum menggunakan pendekatan yang berbeda: ia berkomitmen terhadap akar status dalam header setiap blok. Pendekatan ini memungkinkan pengguna memverifikasi status berdasarkan asumsi bahwa sebagian besar peserta jaringan bersikap jujur, melalui penggunaan bukti Merkle. Ini adalah desain yang seimbang antara keamanan dan efisiensi, meskipun tidak selalu sempurna.
Zero-Knowledge Proofs: Kunci Tiga Prinsip untuk Perkembangan
Perubahan pandangan Buterin terutama berasal dari kematangan teknologi zero-knowledge, khususnya ZK-SNARKs. Teknologi ini mewakili lompatan penting karena memungkinkan sistem memverifikasi kebenaran sebuah blockchain tanpa harus mengeksekusi ulang setiap transaksi. Ini membuka kemungkinan untuk mencapai tiga prinsip utama secara nyata: menjaga keamanan tinggi, sekaligus mampu melakukan skalabilitas yang cukup untuk melayani jutaan pengguna.
Dengan zero-knowledge proofs, seorang pengguna dapat mengonfirmasi bahwa status saat ini dari blockchain adalah valid tanpa harus meninjau ulang seluruh sejarah. Ini adalah langkah maju yang luar biasa dibandingkan solusi sebelumnya.
Otonomi Sebagai Fondasi: Membangun Jaringan Aman untuk Masa Depan
Selain kemajuan teknis, Buterin juga menekankan faktor penting lainnya: keberadaan pilihan verifikasi mandiri yang independen. Ia merefleksikan tentang risiko nyata yang dihadapi sistem blockchain: gangguan jaringan, layanan penyedia yang terganggu, konsentrasi kekuasaan dalam konsensus, dan bahaya dari sensor terpusat.
Menurut Buterin, konsep yang disebut komunitas sebagai “cabin di gunung” bukan untuk digunakan sehari-hari. Sebaliknya, ini berfungsi sebagai jaring pengaman terakhir dalam situasi krisis ekstrem, dan sebagai alat melawan kontrol dari pihak ketiga. Tiga prinsip utama blockchain terletak pada kemampuan siapa saja untuk memverifikasi sendiri tanpa bergantung pada pihak lain.
Menjaga jalur verifikasi mandiri yang minimal namun memungkinkan ini adalah faktor kunci agar Ethereum dapat terus berkembang dalam jangka panjang. Ini memastikan bahwa bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun, pengguna tetap memiliki kendali penuh atas aset dan data mereka.