Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa Saham D-Wave Quantum Turun: Ketegangan Geopolitik Membentuk Ulang Pasar
Kekacauan pasar terbaru menyebabkan saham komputasi kuantum turun, dengan D-Wave Quantum (NYSE: QBTS) turun 6,2% selama sesi perdagangan terakhir. Penurunan ini tidak terbatas pada satu saham—pasar yang lebih luas merasakan tekanan tersebut, saat indeks S&P 500 turun 2,1% dan Nasdaq Composite turun 2,4%, menandai performa terburuk mereka dalam beberapa bulan. Apa pemicunya? Ketegangan geopolitik yang diperbarui terkait ketakutan perang dagang yang membuat investor bergegas keluar.
Escalasi Perang Dagang Memicu Penjualan Masif
Dorongan Presiden Trump untuk mengakuisisi Greenland melalui potensi tarif terhadap sekutu utama—termasuk tujuh anggota UE dan Inggris—menghidupkan kembali kekhawatiran tentang perang dagang yang akan datang. Ketika ditanya seberapa serius pendekatannya, jawaban Trump “Anda akan tahu nanti” hanya memperkuat kecemasan pasar. Bagi perusahaan dengan operasi besar di Eropa seperti D-Wave, ketidakpastian geopolitik semacam ini menimbulkan risiko bisnis nyata, meskipun penurunan pasar secara umum mempengaruhi saham di hampir semua sektor.
Mengapa Eksposur Eropa Penting bagi Perusahaan Teknologi
Jejak signifikan D-Wave di Eropa berarti perusahaan menghadapi potensi hambatan langsung dari konflik dagang AS-UE. Meskipun penjualan pasar bersifat indiscriminant—menghantam sebagian besar sektor tanpa memandang hubungan geografis—bisnis dengan pendapatan dari Eropa yang signifikan menghadapi ketidakpastian yang meningkat dalam lingkungan proteksionis. D-Wave, meskipun posisinya inovatif dalam komputasi kuantum, berada tepat di segmen yang rentan ini.
Kekhawatiran Penilaian Mengungguli Janji Teknologi
Selain reaksi pasar yang langsung, fundamental dasar menimbulkan pertanyaan tentang penilaian D-Wave saat ini. Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $10 miliar sementara menghasilkan pendapatan tahunan hanya sebesar $24,14 juta selama 12 bulan terakhir. Itu adalah matematika yang sulit diterima investor, terutama di ruang komputasi kuantum yang masih bertahun-tahun dari komersialisasi nyata. Meskipun teknologinya sendiri menjanjikan, jarak antara hype dan kenyataan tetap signifikan.
Pandangan Analis: Berhati-hatilah
Menurut pengamat pasar, sektor komputasi kuantum tetap merupakan permainan tahap awal di mana penilaian telah melampaui fundamental. Banyak analis memperingatkan investor agar berhati-hati terhadap perusahaan kuantum yang murni pada harga saat ini, menunjukkan bahwa mencapai komersialisasi dunia nyata tetap merupakan usaha jangka panjang yang penuh tantangan teknis dan modal. Penurunan terbaru D-Wave menjadi pengingat bahwa bahkan perusahaan inovatif pun bisa dinilai terlalu tinggi jika jalur menuju profitabilitas tetap tidak jelas dan jauh.