Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#ChinaShapesCryptoRules Beijing Memperketat Pengawasan Terhadap Aset Digital di Tahun 2026
Pada awal Februari 2026, China memperkenalkan gelombang baru langkah regulasi yang membentuk ulang lanskap kripto global. Dipimpin oleh Bank Rakyat China (PBoC) dan dikoordinasikan dengan berbagai kementerian pemerintah, otoritas mengeluarkan panduan komprehensif yang memperketat pengawasan terhadap cryptocurrency, stablecoin, dan aset tokenisasi.
Langkah ini membangun dari sikap restriktif China yang sudah lama terhadap mata uang digital swasta dan mencerminkan upaya Beijing yang berkelanjutan untuk menegaskan kedaulatan moneter sambil meminimalkan risiko sistemik keuangan.
🚫 Larangan Ketat terhadap Stablecoin dan Token Swasta
Salah satu perkembangan paling signifikan di bawah #ChinaShapesCryptoRules adalah larangan resmi terhadap stablecoin yang tidak berizin, terutama yang dipatok ke yuan (renminbi).
Regulator kini secara tegas menyatakan bahwa tidak ada entitas domestik maupun asing yang boleh menerbitkan stablecoin yang terkait yuan tanpa persetujuan eksplisit dari pemerintah. Pejabat berargumen bahwa stablecoin yang diterbitkan secara swasta beroperasi sebagai “uang bayangan” dan mengancam kendali negara atas kebijakan moneter.
Ini secara efektif memperluas larangan kripto China tahun 2021 untuk mencakup stablecoin dan instrumen pembayaran digital swasta lainnya.
📉 Penindakan Lebih Luas terhadap Tokenisasi dan Aktivitas Crypto
Selain stablecoin, kerangka kerja baru menargetkan tren yang berkembang dari tokenisasi aset dunia nyata (RWA) seperti obligasi, saham, dan sekuritas berbasis aset.
Semua inisiatif tokenisasi kini harus mendapatkan persetujuan regulasi sebelumnya dan mematuhi pengawasan ketat dari otoritas, termasuk Komisi Sekuritas dan Futures China.
Dalam praktiknya, sebagian besar proyek tokenisasi berbasis crypto kini ilegal kecuali memenuhi standar kepatuhan, penitipan, dan risiko lintas batas yang ketat.
🌍 Penerbitan Luar Negeri dan Pembatasan Internasional
Cakupan regulasi China kini melampaui batas negaranya.
Perusahaan domestik dan anak perusahaan luar negeri mereka dilarang menerbitkan cryptocurrency, stablecoin, atau produk tokenisasi di luar negeri tanpa izin sebelumnya. Ini memastikan bahwa modal, teknologi, dan merek China tidak dapat digunakan untuk melewati pembatasan domestik.
Beijing sedang menunjukkan niatnya untuk mengendalikan aktivitas aset digital baik di dalam maupun di luar negeri yang terkait dengan China.
💼 Penguatan Strategi Digital Yuan (e-CNY)
Seiring aktivitas crypto swasta menghadapi batasan yang lebih ketat, China terus memperluas mata uang digital yang didukung negara, digital yuan (e-CNY).
Pada tahun 2026, e-CNY berkembang dari alat pembayaran pilot menjadi sistem simpanan digital yang terintegrasi penuh dalam infrastruktur perbankan China. Sekarang mendukung rekening berbunga, transaksi komersial, dan penyelesaian skala besar.
Ini mencerminkan strategi China untuk menggantikan mata uang digital swasta dengan alternatif terpusat dan berdaulat yang sepenuhnya dikendalikan oleh bank sentral.
🏛️ Alasan Regulasi: Stabilitas, Kedaulatan, dan Kontrol
Pembuat kebijakan China membenarkan pendekatan mereka berdasarkan tiga alasan utama:
📌 Stabilitas Keuangan
Mencegah gelembung spekulatif, risiko leverage, dan guncangan sistemik yang terkait dengan pasar crypto yang tidak diatur.
📌 Kedaulatan Moneter
Memastikan bahwa uang digital swasta tidak melemahkan kendali negara atas penerbitan dan kebijakan mata uang.
📌 Kepatuhan dan Keamanan
Mengurangi risiko terkait pencucian uang, pelarian modal, penipuan, dan keamanan data.
Otoritas berargumen bahwa stablecoin dan token swasta tidak memiliki perlindungan dan transparansi yang cukup.
🌐 Dampak Global dari #ChinaShapesCryptoRules
Tindakan China memiliki implikasi yang luas bagi ekosistem crypto global:
Partisipasi yang berkurang dari salah satu pasar digital terbesar di dunia
Likuiditas dan pertumbuhan pengguna yang lebih rendah untuk proyek yang terpapar China
Kesempatan terbatas untuk stablecoin yang terkait yuan
Biaya kepatuhan yang lebih tinggi untuk usaha tokenisasi
Tekanan regulasi yang meningkat terhadap aktivitas crypto lintas batas
Beberapa negara mungkin melihat model China sebagai cetak biru untuk kontrol yang ketat, sementara yang lain terus mengejar integrasi yang diatur.
⚖️ Kontras Tajam dengan Yurisdiksi Lain
Pendekatan China sangat berbeda dengan wilayah seperti AS, Eropa, dan bagian Asia lainnya, di mana pemerintah berupaya mengintegrasikan crypto ke dalam sistem keuangan yang ada melalui lisensi dan pengawasan.
Sementara yang lain fokus pada regulasi dan inklusi, China memprioritaskan pembatasan dan sentralisasi.
Perbedaan ini membentuk dua masa depan yang sangat berbeda untuk keuangan digital.
✅ Ringkasan
#ChinaShapesCryptoRules menandai momen penting dalam regulasi aset digital global.
China telah menegaskan kembali sikap tanpa toleransi terhadap:
✔ Cryptocurrency swasta
✔ Stablecoin tidak berizin
✔ Tokenisasi tanpa regulasi
✔ Penerbitan crypto luar negeri
Pada saat yang sama, mereka mempercepat adopsi mata uang digital berdaulatnya.
Kerangka ini memperkuat pengawasan keuangan dan kendali negara tetapi membatasi inovasi dan keterbukaan pasar. Ini juga menyoroti perbedaan yang semakin besar antara model keuangan digital terpusat dan terbuka di seluruh dunia.
Seiring kripto terus berkembang, strategi China akan tetap menjadi salah satu kekuatan paling berpengaruh dalam membentuk pasar global.
🇨🇳📊🔐🚀