Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
New Delhi Terapkan Kebijakan Tarif Pajak Intraday yang Lebih Tinggi untuk Melawan Spekulasi Ritel
Pemerintah India secara substansial telah meningkatkan pajak perdagangan sebagai bagian dari dorongan terbaru mereka untuk membatasi aktivitas investor ritel di pasar saham. Menurut laporan terbaru, usulan anggaran yang disampaikan ke parlemen menaikkan struktur tarif pajak di berbagai instrumen perdagangan, menandakan komitmen New Delhi untuk membatasi posisi spekulatif yang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. ## Kenaikan Tarif Pajak pada Futures dan Options Penyesuaian kebijakan ini mencakup kenaikan signifikan pajak transaksi sekuritas pada futures indeks saham, dari 0,02% menjadi 0,05%. Secara bersamaan, pemerintah juga telah menaikkan tarif pajak pada premi opsi dan pelaksanaan opsi dari 0,1% menjadi 0,15%. Penyesuaian ini terutama mempengaruhi trader intraday dan spekulan jangka pendek yang mengandalkan derivatif untuk siklus perdagangan cepat. Perubahan ini merupakan upaya sengaja untuk membuat perdagangan yang sering dilakukan menjadi kurang menarik dari segi biaya. ## Pasar Merespons Pembatasan Perdagangan Intraday Pengumuman ini memicu penarikan pasar secara langsung. Indeks utama India, NIFTY 50, anjlok hampir 3% selama sesi perdagangan intraday, mencerminkan tekanan jual secara luas di seluruh kompleks ekuitas. Kinerja saham yang banyak bergantung pada derivatif sangat mencolok, dengan operator bursa saham BSE dan broker yang berfokus pada ritel, AngleOne, mengalami penurunan harga saham yang signifikan. Koreksi pasar yang cepat ini menegaskan betapa sensitifnya ekosistem perdagangan terhadap perubahan regulasi yang secara langsung mempengaruhi strategi intraday. ## Mengatasi Ledakan Perdagangan Ritel di India Langkah-langkah ini mencerminkan tekad pemerintah untuk mengatasi basis trader ritel yang berkembang pesat yang telah mengubah India menjadi pasar derivatif terbesar di dunia berdasarkan volume. Masuknya peserta ritel yang terlibat dalam perdagangan frekuensi tinggi dan opsi telah mendorong pembuat kebijakan untuk memperkenalkan langkah-langkah pembatasan berturut-turut. Intervensi regulasi sebelumnya di akhir 2024 sudah memberlakukan pembatasan seperti membatasi setiap bursa pada satu kontrak opsi indeks mingguan. Kerangka tarif pajak yang baru ini membangun upaya tersebut, berusaha menyeimbangkan partisipasi pasar menuju perilaku investasi jangka panjang daripada perdagangan harian yang spekulatif.