Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Israel memicu kekhawatiran dari delapan negara di peta geopolitik Gaza, pemimpin negara-negara Timur Tengah dan Asia berkoordinasi dalam menanggapi
Pada awal bulan ini, menteri luar negeri dari Qatar, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Indonesia, Pakistan, Turki, dan Arab Saudi berkumpul untuk mengeluarkan pernyataan bersama mengenai serangkaian tindakan Israel di wilayah Gaza. Berdasarkan data Jin10, tindakan Israel yang melanggar kesepakatan gencatan senjata beberapa kali baru-baru ini telah menyebabkan lebih dari seribu warga Palestina terluka dan meninggal dunia, situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di banyak negara.
Mengapa Menteri Luar Negeri dari Beberapa Negara Mengeluarkan Peringatan
Delapan negara dalam pernyataan tersebut secara tegas menentang pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Israel, dan menunjukkan bahwa langkah-langkah tersebut terus meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Negara-negara ini menegaskan bahwa pelanggaran berkelanjutan terhadap kesepakatan gencatan senjata tidak hanya secara langsung mengancam proses negosiasi saat ini, tetapi juga berpotensi mendorong seluruh kawasan ke keadaan yang lebih tidak stabil. Sebagai negara penting di kawasan Timur Tengah dan Asia, posisi koalisi dari delapan negara ini mencerminkan kekhawatiran mendalam komunitas internasional terhadap situasi di Gaza.
Stabilitas Regional dan Prospek Perdamaian Menjadi Fokus
Inti dari pernyataan bersama ini adalah kekhawatiran bahwa pelanggaran berkelanjutan oleh Israel dapat merusak upaya perdamaian yang telah ada. Menteri luar negeri dari berbagai negara menegaskan bahwa semua pihak terkait harus mematuhi kesepakatan gencatan senjata secara ketat, dan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk transisi di Gaza. Mereka menekankan bahwa Gaza perlu beralih secara bertahap dari konflik saat ini menuju tahap pembangunan yang lebih stabil dan berkelanjutan, yang memerlukan niat politik dan tindakan nyata dari semua pihak.
Ujian bagi Rencana Perdamaian Tahap Kedua
Bagian terakhir dari pernyataan tersebut membahas tahap berikutnya dari rencana perdamaian di Gaza. Delapan negara menyerukan semua pihak yang terlibat untuk serius dalam proses perdamaian dan memastikan kelancaran pencapaian tujuan tahap kedua. Kata-kata ini mencerminkan bahwa negara-negara kawasan sedang memantau secara ketat langkah-langkah Israel selanjutnya, dan siap menggunakan diplomasi yang terkoordinasi untuk melindungi kepentingan mereka sendiri dan stabilitas kawasan.