Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketergantungan pada Dolar AS: Mengapa BRICS Ingin Keluar dari Dominasi Mata Uang Ini
Aliansi BRICS sedang mengambil langkah signifikan untuk mengurangi ketergantungan ekonomi mereka terhadap dolar Amerika Serikat. Pergerakan ini bukan hanya tentang diversifikasi, tetapi juga tentang melindungi pendapatan dan efisiensi keuangan negara-negara anggota dari biaya-biaya yang tidak terlihat namun merugikan.
Biaya Tersembunyi dan Kerugian Finansial dalam Sistem Berbasis Dolar
Ketika perdagangan internasional bergantung pada dolar AS, setiap transaksi melibatkan proses konversi mata uang yang tidak pernah gratis. Menurut para ahli dari NS3.AI, biaya konversi ini menciptakan penghilangan nilai yang berkelanjutan bagi negara-negara yang tidak memiliki dolar sebagai mata uang domestik. Selain biaya administratif, negara-negara BRICS juga kehilangan kontrol atas kebijakan moneter mereka sendiri, karena fluktuasi dolar dapat mempengaruhi ekonomi lokal secara tidak terduga. Sistem ini telah lama memberikan keuntungan kepada Amerika Serikat sambil membebani ekonomi yang lebih kecil dan berkembang.
Strategi BRICS: Pertukaran Mata Uang Lokal sebagai Solusi Alternatif
Strategi yang sedang dikembangkan BRICS adalah dengan mempromosikan pertukaran mata uang secara langsung antara negara-negara anggota. Dengan melakukan transaksi perdagangan menggunakan rupiah, ruble, rupee, yuan, atau rand—tanpa perlu konversi ke dolar terlebih dahulu—negara-negara ini dapat mengemat biaya signifikan dan mempertahankan lebih banyak pendapatan untuk pembangunan domestik mereka. Pendekatan ini juga mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi nilai dolar dan kebijakan ekonomi AS yang terkadang tidak selalu sejalan dengan kepentingan negara-negara berkembang.
Visi Jangka Panjang: Sistem Moneter Internasional yang Lebih Seimbang
Target akhir dari upaya BRICS adalah membangun arsitektur moneter global yang lebih tersebar dan adil. Alih-alih mengandalkan satu mata uang dominan, visi mereka adalah menciptakan sistem di mana berbagai mata uang memiliki peran yang seimbang dalam perdagangan internasional. Ini akan mengurangi ketergantungan struktural pada dolar AS dan membuka peluang bagi negara-negara untuk mengelola ekonomi mereka dengan lebih independen. Jangka panjang, gerakan ini bisa mengubah cara dunia melakukan bisnis lintas batas.