Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mata uang Singapura menguat dengan kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan India
Dolar Singapura mencatat kemajuan selama perdagangan di Asia, didorong oleh suasana risiko yang lebih tinggi setelah pengumuman pengurangan tarif antara Washington dan India. Perbaikan sentimen pasar mendukung mata uang negara kota tersebut, yang menguat terhadap dolar AS dalam sesi perdagangan terakhir.
Pengumuman Trump: Pengurangan Tarif ke India
Donald Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah sepakat menurunkan tarifnya ke India menjadi 18%, penurunan signifikan dari tarif 25% yang diberlakukan setahun lalu. Menurut laporan dari Jin10, berita ini meningkatkan sentimen umum di pasar Asia, menciptakan arus positif bagi mata uang regional seperti dolar Singapura.
Pengurangan tarif ini merupakan langkah conciliatory dalam hubungan perdagangan antara kedua kekuatan tersebut, yang menghidupkan kembali minat risiko di kalangan pelaku pasar valuta asing. Jenis kesepakatan ini cenderung menguntungkan ekonomi di kawasan, termasuk Singapura, yang bergantung pada perdagangan internasional dan lingkungan makroekonomi yang stabil.
Analisis teknikal: konsolidasi yang diharapkan
Dua ahli analisis mata uang dari bank OCBC menunjukkan bahwa jika sentimen risiko tetap stabil dan dolar AS mengurangi percepatan kenaikannya, tekanan terhadap dolar Singapura akan berkurang. Para analis memproyeksikan pasangan mata uang ini akan tetap dalam kisaran teknikal antara 1.2680 dan 1.2760.
Berdasarkan data dari LSEG, dolar AS melemah 0.1% terhadap dolar Singapura, diperdagangkan di level 1.2710. Pergerakan ini mencerminkan keseimbangan saat ini antara penguatan mata uang AS dan pemulihan aset Asia di tengah optimisme perdagangan.
Para ahli OCBC memperingatkan bahwa stabilitas pasangan ini akan bergantung pada bagaimana perkembangan lingkungan geopolitik dan apakah tren kenaikan dolar hijau melambat seperti yang diperkirakan. Untuk saat ini, konsolidasi dalam kisaran teknikal yang disebutkan tampaknya menjadi skenario paling mungkin untuk sesi perdagangan mendatang di Singapura dan kawasan Asia lainnya.