Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
India Melampaui Target Divestasi 800 Miliar Rupee Dengan Pendekatan Multi-Sisi
Sekretaris Urusan Ekonomi India telah menandai tekad yang kuat untuk melampaui target pelepasan aset sebesar 800 miliar rupee yang ditetapkan pemerintah, menandai pergeseran signifikan dalam pendekatan negara terhadap pengelolaan fiskal. Alih-alih bergantung pada metode konvensional, pemerintahan sedang meluncurkan strategi komprehensif yang dirancang tidak hanya untuk memenuhi tetapi juga secara substansial melampaui tolok ukur yang telah ditetapkan. Inisiatif multifaset ini mencerminkan komitmen New Delhi untuk mengubah neraca keuangan dan mengarahkan sumber daya menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Strategi Tiga Pilar untuk Optimisasi Fiskal
Kerangka pelepasan aset pemerintah didasarkan pada tiga pilar yang saling terkait. Pengurangan aset menjadi fondasi, memungkinkan negara untuk menyederhanakan portofolionya dan melepaskan modal untuk digunakan secara produktif. Sejalan dengan itu adalah agenda privatisasi agresif, yang mentransfer aset pemerintah tertentu ke pengelolaan sektor swasta, berpotensi membuka efisiensi operasional dan pengembalian yang lebih besar. Melengkapi upaya ini adalah sekuritisasi aset—mekanisme canggih yang mengubah kepemilikan pemerintah yang tidak likuid menjadi sekuritas yang dapat diperdagangkan, sehingga menggerakkan modal tanpa penjualan langsung aset inti.
Privatisasi dan Sekuritisasi Aset sebagai Penggerak Pertumbuhan
Langkah-langkah gabungan ini lebih dari sekadar pengaturan administratif; mereka mewujudkan filosofi ekonomi yang disengaja. Privatisasi membawa disiplin dan inovasi sektor swasta ke entitas yang sebelumnya dikelola negara, sementara sekuritisasi menciptakan kendaraan investasi baru yang dapat menarik aliran modal domestik maupun internasional. Menurut analisis Jin10, pendekatan berlapis ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan melebihi batas pelepasan aset, mengubah target fiskal yang mungkin modest menjadi katalisator untuk aktivitas pasar yang lebih luas.
Perkiraan Hasil Ekonomi dan Dampak Pasar
Pemerintah memandang inisiatif-inisiatif ini sebagai instrumen untuk mencapai berbagai tujuan ekonomi secara bersamaan. Dengan mengelola aset secara efisien dan memanfaatkan privatisasi untuk membuka potensi bisnis, India bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sambil menjaga disiplin fiskal. Sifat strategis dari dorongan ini menunjukkan bahwa New Delhi tidak sekadar berusaha mencapai angka—melainkan merancang sistem di mana pelepasan aset menjadi mesin keberlanjutan untuk kemakmuran, menunjukkan bagaimana pemerintah dapat melampaui target konvensional melalui perencanaan terintegrasi dan pelaksanaan berani.