Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dinámicas Globales de Divisas: El BCE y la Paridad Libra-Euro bajo Presión
Pergerakan terbaru di pasar valuta asing telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan analis keuangan, terutama terkait bagaimana mata uang seperti euro dan pound berperilaku terhadap fluktuasi yang lebih luas. Dalam konteks ini, para ahli dari Evercore ISI menyatakan bahwa pernyataan mendatang dari Bank Sentral Eropa dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana Brussel menafsirkan perubahan ini dalam lanskap nilai tukar global.
Christine Lagarde Menganalisis Keseimbangan Moneter Baru
Menurut analis yang dikonsultasikan oleh Jin10, diperkirakan bahwa Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, akan memberikan pernyataan mengenai bagaimana institusi menilai pergerakan euro baru-baru ini terhadap mata uang utama lainnya. Para ahli menyarankan bahwa ada perbedaan penting yang mungkin akan ditekankan oleh pejabat tersebut dalam pernyataannya mendatang: perbedaan antara apresiasi yang mencerminkan perbaikan nyata dalam fondasi ekonomi zona euro dan yang sekadar merespons perubahan preferensi investasi global.
Ketika Nilai Tukar Tidak Sejalan dengan Fundamental Ekonomi
Yang sangat relevan untuk memahami dinamika seperti euro terhadap pound adalah mekanisme yang mendasari apresiasi “abnormal” ini. Jika penguatan euro terhadap dolar, misalnya, terutama disebabkan oleh berkurangnya daya tarik aset Amerika Serikat bagi investor internasional daripada peningkatan kondisi ekonomi Eropa yang sebenarnya, hal ini menimbulkan implikasi signifikan terhadap kebijakan moneter.
Inflasi di Zona Euro: Faktor yang Terabaikan
Kekhawatiran utama terletak pada bagaimana dinamika nilai tukar ini mempengaruhi tekanan inflasi di zona euro. Ketika euro menguat tanpa didukung oleh fondasi ekonomi yang kuat, revaluasi ini dapat memiliki konsekuensi yang merugikan: mata uang yang lebih kuat membuat ekspor Eropa menjadi lebih mahal dan berpotensi menahan laju inflasi impor, tetapi juga menyulitkan transmisi kebijakan moneter. Fenomena ini juga mempengaruhi hubungan lain seperti euro terhadap pound, di mana dinamika serupa dapat muncul dengan intensitas yang berbeda.
Para analis menyarankan bahwa Bank Sentral Eropa akan terus memantau secara cermat evolusi nilai tukar ini, mengingat bahwa keputusan kebijakan moneternya secara inheren terkait dengan bagaimana paritas seperti euro-dolar dan euro-pound berperilaku di pasar internasional.