Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Prakiraan Cuaca Hangat Tekan Kontrak Gas Alam AS Turun 17%
Pasar gas alam AS mengalami tekanan signifikan setelah lembaga meteorologi nasional merilis prakiraan menunjukkan suhu akan membaik dalam minggu-minggu mendatang. Kondisi ini menyebabkan investor secara masif melepas posisi, dengan harga gas alam AS turun drastis sebesar 17% menjadi $3.620 per juta unit termal Inggris selama sesi perdagangan Asia. Penurunan ini menghapus seluruh keuntungan yang diraih pada pekan sebelumnya ketika kontrak sempat meloncak 11% dipicu oleh gelombang dingin ekstrem yang melanda wilayah selatan Amerika Serikat.
Dingin Ekstrem Berakhir, Permintaan Gas Alam Mulai Surut
Meskipun dingin yang parah baru saja memaksa konsumen dan industri melakukan penghematan energi, proyeksi cuaca menunjukkan tren sebaliknya di depan. Administrasi Oseanik dan Atmosfer Nasional memperkirakan bahwa suhu di sebagian besar wilayah AS akan mencapai atau bahkan melampaui rata-rata normal untuk periode ini. Sinyal perbaikan cuaca ini langsung beresonansi di pasar, memicu penjualan besar-besaran terhadap kontrak gas alam yang sebelumnya dinilai tinggi karena faktor cuaca dingin.
Dampak pada Permintaan Energi dan Keberlanjutan Harga Gas Alam
Faktor cuaca lebih hangat berpotensi mengurangi secara signifikan permintaan terhadap gas alam untuk dua kegunaan utama: pemanasan rumah tangga dan pembangkit listrik berbasis thermal. Ketika suhu naik, kebutuhan pemanas rumah berkurang drastis, sementara pembangkit listrik dapat mengandalkan kapasitas cadangan daripada menjalankan seluruh kapasitas. Dinamika ini menciptakan surplus pasokan relatif, yang menekan harga gas alam lebih jauh di pasar berjangka. Investor dan analisis pasar memperkirakan tekanan harga akan berlanjut selama prakiraan cuaca tetap hangat untuk minggu-minggu mendatang.