Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
NPS Korea Selatan Percepat Penerbitan Obligasi dalam Dolar di Tengah Tekanan Won
Kebijakan Korea Selatan telah mengambil keputusan strategis penting: mengizinkan Badan Pensiun Nasional (NPS) untuk menerbitkan obligasi yang denominasi dalam dolar sebelum akhir tahun 2025. Menurut laporan Jin10, langkah ini merupakan perubahan signifikan dalam kebijakan pembiayaan dana terbesar di Asia tersebut, dengan tujuan memperkuat posisinya di tengah meningkatnya volatilitas pasar valuta asing.
Inisiatif ini menandai kali pertama seorang pejabat tinggi pemerintah, Wakil Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Seuran Lee, secara terbuka mengomentari rencana yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Tujuan utamanya adalah mendiversifikasi sumber pembiayaan NPS, yang telah menghadapi tekanan dari fluktuasi mata uang yang semakin agresif di kawasan tersebut.
Krisis Won Dorong Strategi Diversifikasi NPS
Won Korea Selatan mengalami depresiasi yang signifikan yang langsung mempengaruhi pengelolaan aset Badan Pensiun Nasional. Sejak pertengahan 2025, mata uang lokal ini telah kehilangan sekitar 7% nilainya terhadap dolar AS, memaksa NPS, yang memegang gelar dana pensiun terbesar ketiga di dunia, untuk menerapkan langkah-langkah defensif dalam operasi valuta asingnya.
Kelemahan berkelanjutan dari won telah menimbulkan tekanan tambahan pada sistem keuangan. Dana tersebut harus menjual dolar di pasar berjangka valuta asing untuk menahan depresiasi dan menjaga stabilitas tertentu dalam nilai tukar. Situasi ini memperumit rencana investasi jangka panjang pemerintah Korea Selatan, terutama inisiatif ambisius untuk mengalirkan 350 miliar dolar ke industri Amerika Serikat melalui kesepakatan perdagangan bilateral dengan Washington.
Kekhawatiran tentang potensi keluar modal yang dapat mempercepat pelemahan mata uang lokal telah menjadikan situasi ini dilema kompleks bagi para pembuat kebijakan ekonomi di Seoul.
Koordinasi Resmi untuk Menstabilkan Pasar Keuangan
Sebagai tanggapan terhadap situasi ini, para pelaku utama dalam sistem keuangan Korea Selatan sepakat untuk memperkuat koordinasi mereka. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, NPS, Kementerian Keuangan, dan bank sentral Korea Selatan akan mengadakan pertemuan resmi bersama untuk bertindak sebagai badan konsultasi kuadrilateral.
Mekanisme dialog kelembagaan ini bertujuan untuk mengatasi secara komprehensif tantangan stabilitas yang dihadapi pasar keuangan lokal. Langkah ini mencerminkan pengakuan resmi bahwa masalah volatilitas memerlukan respons yang terkoordinasi antara berbagai otoritas dan dana.
Implikasi Global dari Dana Pensiun Terbesar
Penerbitan obligasi dalam dolar oleh NPS bukan sekadar langkah teknis pembiayaan. Ini merupakan respons dari dana pensiun terbesar ketiga di dunia terhadap realitas pasar global saat ini, di mana volatilitas nilai tukar dan keluar masuk modal melintasi batas negara dengan cepat.
Keputusan NPS untuk mendiversifikasi portofolio valasnya melalui instrumen yang denominasi dalam mata uang asing menegaskan bagaimana dana pensiun besar harus terus beradaptasi dengan lingkungan ketidakpastian makroekonomi. Inisiatif ini juga menunjukkan bagaimana kebijakan stabilisasi moneter suatu negara terkait erat dengan strategi investasi dana-dana institusional utama.