Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apa arti dari 5% saham Tong Liya? Mengungkap esensi "cerai bermartabat" Chen Sicheng
Dalam dunia hiburan, ada jenis perceraian yang disebut “peningkatan bisnis”. Setelah Chen Sicheng dan Tong Liya mengakhiri hubungan pernikahan mereka, kisah mereka baru saja dimulai. Ini bukan tentang upaya menyelamatkan hubungan, melainkan sebuah strategi bisnis yang dirancang dengan cermat—menggunakan kekuatan dan keuntungan untuk mengubah mantan istri menjadi mitra jangka panjang.
5% saham + 15 miliar box office: contoh sempurna pengikatan keuntungan
Data berbicara. Hingga saat ini, Tong Liya memegang 5% saham di perusahaan Chen Sicheng, dan “kontrak tertulis” ini jauh lebih mengikat daripada janji apa pun. Ketika film Chen Sicheng meraih lebih dari 15 miliar dalam box office, Tong Liya sebagai pemegang saham mendapatkan bagian sesuai proporsi. Sulit dibayangkan, ada pemegang saham yang secara sukarela berbalik menjadi musuh dari sumber keuntungan seperti ini?
Inilah kecerdasan tokoh top di industri hiburan dalam negeri—mereka sangat memahami satu prinsip: perasaan bisa memudar, tetapi keuntungan tidak akan pernah. Tong Liya bukan hanya mantan istri, tetapi juga sosok penting yang terikat dalam rantai keuntungan bisnis. Setiap box office yang diperoleh membuatnya mendapatkan manfaat, dan hubungan ini akan terus ada, bahkan lebih kokoh daripada saat mereka menikah.
Kegiatan tim rutin, liburan bersama saat Tahun Baru: model hubungan orang tua-anak setelah perceraian
Secara kasat mata, ini adalah pasangan mantan yang rasional. Tapi bagi anak mereka, Duo Duo, ini sama sekali bukan perceraian—hanya orang tua yang tidak lagi tinggal bersama.
Chen Sicheng dan Tong Liya tetap berdiri bersama di pesta ulang tahun anak mereka, senyum mereka bahkan lebih tulus daripada orang tua dari banyak keluarga utuh. Saat Tahun Baru, mereka pergi bersama ke Sanya. Kegiatan perusahaan juga tak lepas dari kehadiran Tong Liya. Rutinitas yang tampaknya biasa ini, bagi anak, adalah bentuk pembangunan mental terbaik—tanpa luka, tanpa pengkhianatan, tanpa rasa sakit karena dipilih.
Model hubungan orang tua-anak ini mematahkan definisi tradisional “keluarga tunggal” setelah perceraian, memungkinkan anak tumbuh dalam cinta yang lengkap sekaligus menjaga kemandirian masing-masing orang tua.
Di balik penampilan sopan adalah kekuatan: kecerdasan bisnis di dunia hiburan
Jadi, pandangan yang mengatakan “berpisah menunjukkan karakter” sebenarnya melewatkan inti permasalahan. Kisah Tong Liya dan Chen Sicheng bukan soal perasaan, melainkan logika bisnis—ini adalah kerjasama keuntungan yang saling menguntungkan.
Kebanggaan tokoh top di industri hiburan dalam negeri bukan berasal dari pola pikir dan wawasan semata, melainkan dari kekuatan nyata dan kekayaan. Ketika kamu memiliki nilai bisnis yang cukup kuat, kamu bisa mengubah akhir menjadi peningkatan, memutar jalan yang berpisah menjadi kerjasama. Yang berakhir hanyalah surat nikah itu, sedangkan yang dimulai adalah aliansi bisnis yang lebih kokoh dan rasional.
Tong Liya mampu melakukan transformasi peran ini karena keberhasilan Chen Sicheng memberinya manfaat keuntungan yang berkelanjutan. Hubungan ini mungkin dingin, tetapi cukup kokoh.