Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Strategi Jerman untuk Diversifikasi Sumber Energi: Scholz Perkuat Dialog di Timur Tengah
Jerman menghadapi tantangan kritis dalam keamanan energi. Kanselir Olaf Scholz sedang mengupayakan upaya untuk memperluas sumber pasokan energi, mengurangi kerentanan yang disebabkan oleh konsentrasi pada gas alam cair (GNL) dari AS. Misi diplomatik yang direncanakan meliputi pertemuan dengan pemimpin Timur Tengah, menandai urgensi Berlin dalam membangun alternatif energi yang lebih kokoh.
Strategi Pendekatan dengan Timur Tengah
Scholz akan melakukan perjalanan didampingi oleh delegasi eksekutif dari sektor ekonomi utama untuk memperkuat hubungan energi. Rutenya mencakup pertemuan dengan pangeran mahkota Mohammed bin Salman di Arab Saudi, diikuti kunjungan ke Qatar dan Uni Emirat Arab. Rute ini mencerminkan pentingnya yang semakin meningkat yang diberikan Berlin kepada pemasok energi dari kawasan tersebut, dengan tujuan membangun kemitraan jangka panjang yang tidak bergantung sepenuhnya pada Washington.
Risiko Konsentrasi pada Sumber Amerika
Para ahli Jerman memperingatkan bahaya tetap bergantung pada satu sumber eksternal energi. Susanne Nies, dari Pusat Penelitian Helmholtz di Berlin, menunjukkan kerentanan geopolitik yang timbul dari ketergantungan ini, terutama dalam konteks volatilitas politik internasional. AS, sebagai pemasok dominan GNL, dapat melakukan tekanan dalam isu strategis, menciptakan risiko bagi stabilitas ekonomi Eropa.
Claudia Kemfert, kepala departemen Energi, Transportasi, dan Lingkungan di Institut Penelitian Ekonomi Jerman, bahkan menyarankan agar negara tidak sekadar mengganti satu ketergantungan dengan yang lain. Menurutnya, keamanan energi yang sejati memerlukan tindakan yang lebih ambisius: mendiversifikasi tidak hanya pemasok, tetapi juga jenis energi.
Alternatif dan Perspektif Jangka Panjang
Memperluas pelabuhan masuk gas melalui pipa dari Norwegia, selain mengakses GNL dari Kanada dan Australia, merupakan langkah konkret untuk mengurangi kerentanan. Sumber-sumber ini menawarkan prediktabilitas yang lebih tinggi dan risiko geopolitik yang lebih rendah dibandingkan konsentrasi saat ini.
Namun, para ahli menyarankan bahwa strategi diversifikasi Jerman harus melampaui sekadar penggantian pemasok. Solusi sejati adalah secara bertahap mengurangi ketergantungan umum terhadap bahan bakar fosil, dengan berinvestasi dalam transisi energi. Dengan cara ini, Jerman tidak hanya akan menyelesaikan masalah sumber energi langsungnya, tetapi juga mencapai tujuan keberlanjutan lingkungan.