Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Rata-rata Sewa 1980 dan Bagaimana Biaya Perumahan Melonjak Sejak Saat Itu
Ketika melihat kemampuan membeli rumah di Amerika, angka-angkanya menceritakan kisah yang mencolok. Pada tahun 1980, sewa rata-rata di Amerika Serikat hanya sebesar 243 dolar per bulan—angka yang hampir tak terbayangkan saat ini. Namun angka sederhana ini menandai titik balik penting dalam perjuangan penyewa Amerika. Pada tahun 1985, hanya lima tahun kemudian, sewa rata-rata untuk hunian setara tahun 1980 sudah naik menjadi 432 dolar, menandai awal dari krisis yang semakin memburuk dan akan mengubah realitas keuangan jutaan rumah tangga.
Bagaimana Biaya Perumahan Menjadi Lebih Tidak Terjangkau Dalam Empat Dekade
Era 1960-an dan awal 1970-an mewakili jendela singkat di mana sewa perumahan benar-benar terjangkau bagi pekerja kelas menengah. Keterjangkauan ini menghilang saat resesi tahun 1970-an, yang menciptakan apa yang disebut para ahli sebagai kesenjangan pertama yang signifikan dalam aksesibilitas perumahan. Menurut Harvard Joint Center for Housing Studies, pada tahun 1980, tingkat beban biaya telah mencapai 35%—berarti lebih dari setengah penyewa menghadapi tekanan keuangan yang berat hanya untuk memiliki tempat tinggal.
Sejak titik awal penting tahun 1980 itu, trajektori kenaikan tidak pernah berhenti. Menurut data iPropertyManagement, harga sewa rata-rata meningkat sekitar 9% setiap tahun—tingkat yang secara dramatis melampaui pertumbuhan upah dari tahun ke tahun. Saat ini, per 2022, rata-rata sewa bulanan nasional telah melonjak menjadi 1.388 dolar, meningkat 471% dari angka 1980 sebesar 243 dolar.
Menempatkan Biaya Perumahan dalam Konteks Sejarah
Untuk memahami seberapa besar sewa telah menyerap bagian yang lebih besar dari anggaran rumah tangga, pertimbangkan apa lagi yang juga mahal bagi penyewa di awal 1980-an. Pada tahun 1987, satu galon susu 2% berharga sekitar 1,59 dolar di Iowa. Apel sekitar 0,39 dolar per pon di Wyoming pada tahun 1986, sementara daging giling di New York rata-rata 1,39 dolar per pon pada tahun 1980. Barang kebutuhan pokok ini menunjukkan bahwa meskipun semua harga konsumen telah naik, kenaikan biaya perumahan jauh melampaui inflasi umum.
Kesenjangan yang Semakin Lebar Antara Pembayaran Sewa dan Pendapatan Bersih
Ukuran sebenarnya dari kemampuan membeli rumah muncul saat membandingkan sewa dengan penghasilan aktual. Jika disesuaikan dengan inflasi tahun 2022, pendapatan tahunan rata-rata tahun 1980 adalah 29.300 dolar. Melompat ke kuartal keempat tahun 2023, gaji rata-rata nasional telah mencapai 59.384 dolar—nyaris dua kali lipat secara nominal. Namun harga sewa tidak hanya dua kali lipat; mereka meningkat hampir lima kali lipat.
Kesenjangan ini menggambarkan ketidakseimbangan ekonomi yang mendasar. Bagi penyewa, apa yang dulu merupakan bagian yang dapat dikelola dari pengeluaran bulanan kini menjadi beban yang sangat berat. Pada tahun 2022, menurut TIME magazine, setengah dari semua penyewa di seluruh Amerika Serikat mengalami beban biaya, artinya mereka menghabiskan lebih dari 30% pendapatan mereka untuk perumahan saja. Bahkan lebih mengkhawatirkan, lebih dari 12 juta orang Amerika menghabiskan setidaknya 50% dari gaji mereka untuk sewa—situasi yang memaksa mereka membuat pilihan yang mustahil antara perumahan dan kebutuhan lain.
Mengapa Rata-rata Sewa Tahun 1980 Penting Hari Ini
Melihat kembali sewa rata-rata tahun 1980 yang hanya 243 dolar per bulan memberikan tolok ukur penting untuk memahami seberapa besar ekonomi perumahan telah bergeser. Titik awal ini mengungkapkan bahwa penyewa saat ini tidak hanya menghadapi kenaikan yang disesuaikan inflasi, tetapi juga transformasi struktural dalam bagaimana biaya perumahan berhubungan dengan upah. Masalahnya bukan sekadar sewa yang mengikuti inflasi—melampauinya jauh, menciptakan krisis yang masih mempengaruhi jutaan orang Amerika kelas menengah yang masih berjuang dengan kemampuan membeli rumah selama beberapa dekade.