Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penelitian Baru Mengatakan: Apple Mungkin Aman dari Kekhawatiran Bubble AI
Apakah Apple (AAPL +1.32%) termasuk saham teknologi atau tidak? Berdasarkan tren terbaru, saham Apple tidak berkinerja seperti pasar teknologi lainnya. Dalam enam bulan terakhir, harga saham pembuat iPhone ini naik sekitar 17%, secara kuat mengungguli indeks Nasdaq-100 (naik 8%) dan saham AI utama seperti Nvidia (NVDA +0.55%) (naik 8,5%), Microsoft (MSFT 2,61%) (turun 22%), dan Meta Platforms (META 2,36%) (turun 11,3%).
Data AAPL oleh YCharts
Riset baru dari Bloomberg menunjukkan bahwa saham Apple semakin tidak berkorelasi dengan indeks Nasdaq-100, mencapai tingkat korelasi terendah sejak 2006. Itu berarti kinerja Apple semakin berbeda dari perusahaan teknologi lain. Jika saham teknologi lain turun, Apple mungkin naik — dan bisa menjadi pilihan yang lebih aman jika Anda khawatir tentang gelembung saham AI atau penjualan saham teknologi berbasis AI yang baru-baru ini terjadi.
Berikut beberapa alasan mengapa saham ini mungkin menjadi pilihan yang relatif aman bagi investor yang takut akan risiko dari perdagangan AI.
Sumber gambar: Getty Images.
Apple Melampaui Gelombang Ledakan AI (atau Bubble)
Investor telah didorong oleh dua narasi yang bertentangan tentang saham teknologi dalam beberapa bulan terakhir. Yang pertama: Investor khawatir bahwa perusahaan AI besar seperti Microsoft terlalu banyak berinvestasi dalam pusat data AI dan infrastruktur digital. Yang kedua: Investor menjual saham perangkat lunak karena takut AI akan menggantikan atau mengganggu sebagian besar perusahaan perangkat lunak sebagai layanan (SaaS).
Apple tampaknya menghindari seluruh perdebatan ini. Perusahaan ini tidak melakukan taruhan besar pada pengeluaran modal terkait AI, dan bukan perusahaan perangkat lunak yang mungkin terganggu oleh kemajuan baru dalam alat pengkodean AI. Sebaliknya, Apple sebagian besar menjual iPhone dan perangkat keras lainnya. Meskipun perusahaan menghadapi beberapa risiko terkait AI, seperti kesulitan menciptakan Siri yang didukung AI yang efektif, Apple mungkin kebal terhadap volatilitas saham AI saat ini.
Apple Tumbuh Cepat dan Meluncurkan Produk Baru
Alih-alih khawatir tentang AI, Apple tampaknya fokus pada bisnis inti menjual produk — dan bisnisnya berjalan baik. Pada 29 Januari, perusahaan melaporkan hasil keuangan kuartalan yang mengesankan, dengan peningkatan 23% dalam penjualan bersih iPhone dari tahun ke tahun, dan peningkatan pendapatan sebesar 16% dari tahun ke tahun.
Perluasan
NASDAQ: AAPL
Apple
Perubahan Hari Ini
(1,32%) $3,50
Harga Saat Ini
$268,08
Data Utama
Kapitalisasi Pasar
$3,9T
Rentang Hari
$263,26 - $269,43
Rentang 52 Minggu
$169,21 - $288,62
Volume
1,4 juta
Rata-rata Volume
48 juta
Margin Kotor
47,33%
Hasil Dividen
0,39%
Produk baru juga sedang dalam pengembangan. Apple mengadakan acara peluncuran produk pada 4 Maret, dan diperkirakan akan merilis beberapa produk baru pada 2026, seperti MacBook dengan harga lebih terjangkau dan iPhone 17e yang lebih murah dari model flagship-nya. Jika produk baru Apple mendapatkan ulasan positif, ini bisa menjadi dorongan besar bagi saham — tidak peduli apa yang terjadi dengan AI.
Tidak ada jaminan kinerja di masa depan, dan Apple masih menghadapi beberapa risiko besar. Tetapi jika Anda ingin tetap berinvestasi di saham teknologi tanpa terjebak dalam perdebatan gelembung AI, Apple bisa menjadi pilihan yang baik untuk investor jangka panjang.