Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Malaysia, meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah tuberkulosis selama bulan Ramadan
pemerintah Malaysia meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus tuberkulosis menjelang bulan puasa Ramadan. Karena kegiatan kelompok selama periode ini dapat meningkatkan risiko penularan, otoritas mengingatkan warga untuk berhati-hati.
Latar belakang lonjakan tuberkulosis selama Ramadan
Bulan Ramadan adalah periode penting secara spiritual bagi umat Islam. Pada waktu ini, banyak orang meningkatkan aktivitas di tempat keramaian seperti pasar dan makan bersama di malam hari. Menurut laporan Bloomberg, pemerintah Malaysia menyoroti bahwa kegiatan kelompok ini berpotensi mempercepat penyebaran tuberkulosis.
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang menyebar melalui tetesan udara, terutama di lingkungan tertutup dengan ventilasi buruk dan kerumunan orang. Pola interaksi sosial khas selama Ramadan menjadi tantangan dalam pencegahan penyakit ini.
Risiko penularan saat makan bersama dan di pasar
Otoritas menekankan risiko penularan massal saat makan bersama di malam hari selama Ramadan (iftar) dan saat berbelanja di pasar. Tempat-tempat ini cenderung padat dan melibatkan kontak dalam waktu lama.
Lansia dan orang dengan sistem imun yang lemah sangat rentan mengalami komplikasi serius jika terinfeksi, sehingga perlu perhatian khusus. Pemerintah Malaysia menempatkan perlindungan kesehatan kelompok berisiko tinggi sebagai prioritas utama.
Langkah pencegahan yang dianjurkan pemerintah Malaysia
Untuk mencegah penyebaran, pemerintah Malaysia mendorong penerapan langkah-langkah berikut:
Memakai masker di tempat keramaian dan menutup mulut serta hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, serta menjaga kebersihan diri. Disarankan juga menghindari tinggal lama di dalam ruangan tertutup dan memilih tempat dengan ventilasi baik.
Jika mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu atau demam, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan. Warga diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan mereka dan mencari bantuan medis jika diperlukan.
Strategi Ramadan tahun ini di Malaysia menghadapi tantangan menyeimbangkan praktik keagamaan tradisional dan kesehatan masyarakat. Kerja sama antara pemerintah dan warga dalam menerapkan langkah pencegahan sangat penting untuk mengendalikan penyebaran penyakit.