Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perspektif Jamie Dimon tentang Stablecoin: Bagaimana Bankir Top Wall Street Bertentangan dengan Reformis Crypto tentang Regulasi Triliunan Dolar
Pasar stablecoin telah menjadi titik panas dalam keuangan Amerika, dengan tokoh-tokoh berpengaruh di kedua sisi menarik garis pertempuran. Menurut laporan terbaru dari Financial Times dan outlet berita kripto Foresight News, Tether muncul sebagai pembeli asing terbesar ketujuh dari surat berharga Treasury AS selama tahun 2025, dengan mengakuisisi obligasi senilai bersih $28,2 miliar. Langkah ini menandakan kekuatan finansial yang semakin besar dari perusahaan kripto di pasar tradisional dan telah memperkuat perdebatan tentang bagaimana aset digital ini harus diatur.
Gelombang Pembelian Treasury Tether Mengubah Lanskap Keuangan Global
Skala kepemilikan Treasury AS gabungan Tether dan Circle kini menyamai negara-negara seperti Korea Selatan dan Arab Saudi. Perkembangan ini menandai perubahan mendasar: penerbit stablecoin tidak lagi menjadi pemain pinggiran tetapi menjadi peserta serius di pasar utang pemerintah. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menggambarkan stablecoin sebagai instrumen strategis untuk memperkuat dolar dan menyerap kewajiban utang AS. Visinya sangat optimistis terhadap ekspansi sektor ini, dengan prediksi pasar stablecoin akan membengkak dari valuasi saat ini sebesar $300 miliar menjadi hingga $3 triliun dalam beberapa tahun mendatang.
Sektor Perbankan Jamie Dimon Teguh Melawan Perluasan Kripto
Namun, pandangan optimistis ini menyembunyikan perjuangan kekuasaan yang penting. Jamie Dimon, CEO JPMorgan yang berpengaruh dan mungkin tokoh paling terkenal di Wall Street, mewakili kekhawatiran industri perbankan tentang ketentuan regulasi yang dapat mengubah wajah keuangan. Terutama, CEO Coinbase Brian Armstrong, yang merupakan suara utama di industri kripto, muncul sebagai kekuatan penyeimbang terhadap posisi Dimon. Inti dari ketidaksepakatan mereka berpusat pada pertanyaan regulasi tertentu: apakah pihak ketiga diizinkan membayar bunga atas kepemilikan stablecoin?
Ketakutan sektor perbankan cukup sederhana—jika pelanggan ritel dapat memperoleh pengembalian menarik dari stablecoin, simpanan bank tradisional bisa mengalami penarikan besar-besaran, yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan dan mengancam basis simpanan yang menjadi fondasi perbankan modern. Yang membuat sikap Jamie Dimon sangat penting adalah pengaruh besar yang dimilikinya terhadap strategi perusahaan dan diskusi kebijakan, posisi yang diberikan oleh kekayaan dan kepemimpinannya di sebuah institusi keuangan besar kepada eksekutif top seperti dia.
Koalisi Trump Pecah karena Kepentingan Keuangan yang Bertentangan
Konflik ini menyebar ke dalam koalisi politik Trump, menciptakan perpecahan tak terduga di antara pendukung mantan presiden tersebut. Di satu sisi ada bank-bank Wall Street yang takut terganggunya kompetisi. Di sisi lain ada industri kripto, yang telah menjadi donor utama untuk kampanye Partai Republik. Perpecahan ideologis dan finansial ini mencerminkan ketegangan yang lebih dalam: advokasi deregulasi versus kekhawatiran stabilitas keuangan, antusiasme inovasi versus manajemen risiko sistemik.
Perdebatan regulasi stablecoin pada akhirnya lebih dari sekadar penyesuaian kebijakan teknis—ia mewakili pertanyaan mendasar tentang apakah aset digital akan diizinkan bersaing secara bebas dengan infrastruktur perbankan tradisional, atau apakah lembaga keuangan warisan akan mempertahankan status perlindungan melalui hambatan regulasi.