Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
AI Google: menjawab tantangan operasional fintechs
Google menawarkan pendekatan pragmatis untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam organisasi layanan keuangan. Baik untuk fintech muda maupun lembaga mapan, strateginya tetap sama: menggunakan AI untuk mempermudah akses informasi di depan dan menghilangkan tugas berulang di belakang, memungkinkan tim fokus pada pengambilan keputusan strategis.
Mengubah pengalaman pelanggan: kasus Starling Bank
Dengan layanan « Spend intelligence » yang dikembangkan bekerja sama dengan Starling Bank, Google menunjukkan bagaimana antarmuka percakapan dapat menyederhanakan akses data keuangan. Alih-alih menavigasi dashboard kompleks atau grafik, pengguna cukup mengajukan pertanyaan dalam bahasa alami, secara lisan maupun tertulis. Misalnya: « Berapa anggaran transportasi saya minggu lalu? » atau « Bagaimana pengeluaran saya dibandingkan minggu ini dan minggu lalu? »
Pendekatan ini secara signifikan menurunkan ambang akses. Pelanggan tidak lagi perlu menguasai alat analitik untuk memahami kebiasaan konsumsi mereka. Secara praktis, ini mendukung penganggaran yang lebih baik, memudahkan identifikasi tren, dan membantu melihat perubahan bertahap dalam perilaku pengeluaran, sambil menjaga pengguna sebagai pengambil keputusan, bukan analis data.
Mengotomatisasi proses internal: Ada di Liberis
Peningkatan pengalaman pelanggan hanyalah satu aspek dari manfaat AI. Google bekerja sama dengan Liberis untuk merancang agen AI bernama Ada, sebagai penghormatan kepada Ada Lovelace, yang mampu mengelola proses pengajuan. Operasi ini biasanya melibatkan volume besar informasi dan rangkaian langkah standar yang menimbulkan beban administratif yang berat.
Ada berperan di samping para penjamin, mempermudah alur kerja dan mengurangi beban operasional hingga 50%. Keuntungannya tidak hanya pada peningkatan produktivitas: dengan menangani tugas-tugas yang paling mekanis, AI membebaskan tim untuk fokus pada pengambilan keputusan yang kompleks dan berisiko tinggi yang membutuhkan penilaian profesional sejati.
Skalabilitas dan efisiensi untuk semua fintech
Contoh-contoh ini berada dalam ekosistem fintech menengah, tetapi model ini mudah diperluas ke struktur yang lebih kecil. Tujuan Google jelas: berkat dukungan yang dipandu AI yang tepat, tim tidak memerlukan sumber daya besar untuk memberikan layanan yang berkinerja tinggi. Pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan seratus penjamin kini dapat dikelola dengan organisasi yang lebih ringan.
Bagi fintech yang berjuang antara keterbatasan anggaran dan harapan pelanggan yang tinggi, model yang ditawarkan Google menawarkan solusi seimbang: memanfaatkan AI untuk menghilangkan gesekan di sisi pengguna dan mengurangi beban administratif internal, sambil mempertahankan penilaian manusia di tempat yang benar-benar menciptakan nilai. Posisi strategis ini mengubah AI dari sekadar alat teknologi menjadi pendorong efisiensi operasional dan diferensiasi kompetitif.