Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
CLARITY Act dalam proses markup: Tim Scott mendorong regulasi Crypto
Pada musim semi 2026, lanskap politik kripto di Washington telah menjadi jauh lebih tegang. Apa yang awalnya dianggap sebagai tenggat waktu penting di bulan Januari kini mulai menunjukkan dampaknya: Komite Perbankan Senat mendekati tahap peninjauan (markup) untuk undang-undang utama tentang mata uang kripto. Ini secara praktis berarti bahwa usulan undang-undang akan berubah menjadi teks hukum konkret dengan amendemen—sebuah fase yang membuka jalan bagi regulasi yang nyata.
Ketua Komite Perbankan, Tim Scott, telah menekan sejak Desember tahun sebelumnya. Pesannya jelas: siapa yang menunggu terlalu lama, harus menilai ulang strateginya. Peringatan ini bukan sekadar ancaman kosong, melainkan pengumuman tekanan politik yang kini mulai dirasakan industri.
Koordinasi Strategis Menjelang Markup Penting
Pembicaraan lintas partai yang berlangsung di akhir Januari adalah upaya untuk mencapai kesepakatan luas sebelum tahap markup yang kritis. Menurut laporan dari Punchbowl News, fase koordinasi ini diselenggarakan oleh Scott sendiri—sebuah sinyal bahwa ketua komite secara pribadi mengendalikan proses tersebut.
Inti dari diskusi ini sangat penting. Undang-undang CLARITY tidak hanya menyangkut regulasi teknis, tetapi juga mendefinisikan secara fundamental bagaimana pengawasan keuangan akan berfungsi di masa depan. Pertanyaan utama meliputi: siapa yang termasuk broker, siapa yang menjadi penyimpan, di mana batasan perdagangan spot berakhir dan di mana bisnis derivatif dimulai? Definisi teknis ini secara nyata mempengaruhi lisensi, tempat perdagangan, dan apakah investor institusional menganggap pasar ini sah.
Pertemuan yang bersifat bipartisan ini secara politik menunjukkan keinginan untuk menciptakan solusi yang kokoh sebelum proses markup benar-benar berjalan. Dalam praktiknya, ini sering menjadi momen terakhir untuk membahas atau setidaknya mengamankan garis merah secara tertulis.
Batas Waktu Hingga Akhir Tahun: Tekanan untuk Kesepakatan Cepat dalam CLARITY Act
Tim Scott memberi sinyal bahwa kesabarannya mulai habis. Jika negosiasi berlangsung melewati Januari, dia mengindikasikan bahwa dia bisa saja melanjutkan tanpa persetujuan bipartisan yang luas. Ini bukan sekadar ancaman, melainkan pengingat akan kekuatan yang dimiliki ketua komite. Proses markup bisa dilakukan dengan mayoritas tipis—namun, akan lebih sulit di sidang pleno nanti.
Bagi industri kripto, pesan ini sangat jelas: batas waktu akhir tahun adalah titik kritis. Entah regulasi konkret akan diterapkan, atau industri akan terus menunggu hingga 2026 dengan ketidakpastian.
Makna Markup: Dampak Praktis bagi Industri
Proses markup sendiri adalah fase di mana konsep teoretis diubah menjadi rancangan undang-undang yang mengikat. Jika Scott memastikan proses ini berlangsung pada Februari atau Maret 2026, maka akan muncul rangkaian regulasi detail: ketentuan lisensi, standar penyimpanan, dan kewajiban pengawasan akan diperjelas.
Industri akan mengetahui apakah investor institusional besar menganggap pasar ini layak untuk diinvestasikan. Apakah protokol keuangan terdesentralisasi termasuk dalam definisi broker. Apakah AS akan memimpin dalam regulasi ini atau tertinggal.
Scott telah menunjukkan sejak awal bahwa penundaan bukan opsi baginya. Dengan proses markup yang direncanakan di musim semi 2026, tampaknya dia telah berhasil menerapkan tekanan ini menjadi langkah nyata.