Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari Nabi Memecoin menjadi Penjahat: Kisah Sahil Arora
Ketika Sahil Arora pertama kali muncul di dunia cryptocurrency, dia tidak datang sebagai seorang visioner—dia datang sebagai seorang provokator. Memanfaatkan kegilaan seputar token digital yang didukung selebriti, pengusaha India ini membangun operasi yang menguntungkan yang akhirnya pecah secara spektakuler. Awalnya sebagai permainan pasar yang dihitung pada token yang bernama tokoh publik seperti Caitlyn Jenner dan Iggy Azalea, akhirnya mengungkap sisi gelap dari perdagangan kripto yang tidak diatur.
Bagaimana Skema Token Selebriti Menjadi Kriminal
Mekanismenya sangat sederhana: membeli token bernama selebriti, mengatur hype melalui promosi strategis, menyaksikan investor ritel menginvestasikan modal mereka, lalu menghilang sebelum kehancuran tak terhindarkan terjadi. Token seperti JENNER dan IGGY menjadi studi kasus dalam manipulasi pasar. Menurut laporan yang tersedia, Sahil Arora secara pribadi meraup keuntungan sekitar 30 juta dolar sementara ribuan trader biasa mengalami kerugian besar. Operasinya bukanlah kejadian sekali saja—penyelidik mengidentifikasi lebih dari 200 skema pump-and-dump yang berbeda terkait aktivitasnya, masing-masing mengikuti pola yang sama.
Keberanian Sebelum Penangkapan
Yang membuat pendekatan Sahil Arora sangat berani adalah penolakannya untuk beroperasi di balik bayang-bayang. Setelah dilarang dari X (dulu Twitter), dia malah semakin keras daripada menghilang. Dia secara terbuka menyatakan bahwa pasar cryptocurrency berfungsi sebagai “kasino terbesar di dunia” dan membanggakan bahwa dia tidak takut terhadap konsekuensi regulasi. Keangkuhan yang dihitung ini terbukti menjadi kesalahan besar. Pada tahun 2025, kenyataan penegakan hukum akhirnya mengejar dia: Arora ditangkap di Dubai, dengan pihak berwenang menyita jutaan aset yang terkait dengan skemanya.
Apa yang Harus Dipelajari Investor dari Kejatuhan Sahil Arora
Kasus Sahil Arora lebih dari sekadar headline dramatis—ini adalah peringatan mendasar tentang struktur pasar dan due diligence. Selama kerangka regulasi tetap terfragmentasi dan partisipasi ritel terus tanpa pengawasan, ekosistem cryptocurrency secara tak terelakkan akan menarik pelaku yang bersedia memanfaatkan celah pasar demi keuntungan pribadi. Pelajaran utamanya bukanlah untuk meninggalkan investasi kripto, tetapi untuk menyadari bahwa pengembalian luar biasa sering kali menandakan risiko luar biasa. Di pasar di mana transparansi tetap tidak pasti dan regulasi tidak konsisten, perbedaan antara inovasi dan penipuan bisa sangat tipis. Tetap waspada, verifikasi klaim secara mandiri, dan ingat: tidak setiap peluang yang berkilau memiliki nilai asli.