Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Futures jagung Chicago turun lebih dari 1,3%, komoditas pertanian melemah
Pasar pertanian internasional mengalami hari yang penuh gejolak, dengan kontrak berjangka jagung Chicago mengalami kerugian signifikan. Dalam sesi perdagangan ini, kontrak berjangka jagung CBOT (Chicago Board of Trade) turun sebesar 1,36%, menunjukkan tekanan ke bawah yang juga mempengaruhi komoditas lain. Secara keseluruhan, gambaran komoditas pertanian menunjukkan fragmentasi antara kenaikan dan penurunan, dengan beberapa produk tetap relatif stabil.
Penurunan harga komoditas: dari jagung hingga gandum
Kontrak berjangka jagung mengalami penurunan paling tajam di antara komoditas, dengan CBOT mencatat penurunan sebesar 1,36%. Secara paralel, kontrak berjangka gandum CBOT menunjukkan kelemahan yang lebih terbatas, turun sebesar 0,96%. Sementara itu, kedelai CBOT berbalik arah, menguat sebesar 0,13% dan mencapai 11,50 dolar per bushel, menandakan kemungkinan divergensi dalam sentimen pasar. Untuk derivatif terkait kedelai, tepung kedelai turun 0,96%, sementara minyak kedelai naik 0,61%, mencerminkan volatilitas dalam kompleks pertanian kedelai.
Kopi, kakao, dan gula: pasar yang terfragmentasi
Sektor komoditas lunak menunjukkan gambaran yang lebih tidak pasti dan kontras. Kontrak berjangka gula mentah ICE (Intercontinental Exchange) mencatat kenaikan kecil sebesar 0,44%. Namun, kopi Arabika ICE mengalami kerugian besar, turun 5,37%, menunjukkan tekanan signifikan pada harga komoditas ini. Kakao New York adalah produk yang paling terpukul di antara komoditas lunak, dengan penurunan sebesar 4,71%, mencapai angka 3.500 dolar per ton. Perubahan ini menandakan koreksi di pasar komoditas tropis, kemungkinan terkait faktor permintaan dan penawaran global.
Dalam konteks saat ini, kontrak berjangka jagung terus menjadi indikator utama kesehatan sektor pertanian global, sementara volatilitas di pasar komoditas mencerminkan dinamika geopolitik dan iklim yang terus memengaruhi pasar global.