Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ledger Donjon Ungkap Kerentanan Inheren pada Chip MediaTek: Akses Mnemonik Hanya Perlu 45 Detik
Para peneliti keamanan dari tim Donjon milik Ledger telah mengidentifikasi sebuah celah signifikan pada prosesor MediaTek yang menunjukkan risiko inheren dalam mengamankan aset kripto di perangkat mobile. Temuan ini diungkapkan pada 11 Maret melalui penelitian mendalam terhadap mekanisme keamanan tingkat boot pada smartphone berbasis Android, dengan implikasi serius bagi jutaan pengguna dompet digital.
Mekanisme Serangan: Eksploitasi Secure Boot Chain
Kerentanan yang ditemukan memanfaatkan celah pada rantai boot aman (secure boot chain) prosesor MediaTek. Melalui koneksi USB sebelum sistem operasi dimuat sepenuhnya, penyerang dengan akses fisik ke perangkat dapat mengekstraksi kunci enkripsi yang melindungi penyimpanan data. Proses ini terbukti dapat diselesaikan dalam waktu singkat—kurang dari 45 detik—memungkinkan dekripsi penuh terhadap data perangkat beserta PIN dan frase pemulihan (seed phrase) akun dompet kripto.
Tim peneliti melakukan pengujian proof-of-concept yang berhasil mengungkap data sensitif dari aplikasi dompet populer seperti Trust Wallet, Kraken Wallet, dan Phantom. Hasil ini menunjukkan bahwa kerentanan bersifat sistemik dan tidak terbatas pada satu ekosistem aplikasi saja.
Jangkauan Dampak: Jutaan Perangkat Android Terancam
Penelitian Donjon memperkirakan bahwa kerentanan ini berpengaruh pada sekitar 25% dari seluruh perangkat Android yang menggunakan chip MediaTek dan lingkungan eksekusi tepercaya (TEE) Trustonic. Angka ini mencerminkan penetrasi MediaTek yang luas di pasar smartphone global, khususnya di segmen perangkat menengah dan massal. Trustonic TEE, yang dirancang sebagai lapisan keamanan tambahan, tidak mampu mencegah eksploitasi di tingkat prosesor.
Implikasi komersial sangat besar mengingat mayoritas pengguna dompet kripto di Asia Tenggara dan wilayah berkembang lainnya mengandalkan perangkat dengan spesifikasi serupa.
Risiko Inheren Penyimpanan Aset di Perangkat Mobile
Charles Guillemet, Chief Technology Officer Ledger, mengajukan perspektif penting tentang keterbatasan fundamental perangkat mobile. Menurutnya, smartphone tidak pernah dirancang sebagai brankas aset—arsitekturnya mengutamakan fungsionalitas dan konektivitas daripada keamanan absolut. Kerentanan inheren ini tidak dapat sepenuhnya dihilangkan melalui patch keamanan semata, melainkan mencerminkan trade-off desain yang melekat pada ekosistem Android modern.
Meskipun Ledger menyarankan pengguna segera menginstal patch keamanan terbaru dari produsen perangkat, pesan yang lebih dalam adalah bahwa penyimpanan kunci kripto di perangkat yang tidak dirancang khusus untuk keamanan tingkat enterprise membawa risiko yang tidak bisa diabaikan. Penelitian ini menjadi pengingat bahwa hardware wallet khusus—seperti produk Ledger sendiri—tetap menjadi pilihan lebih aman untuk manajemen aset digital yang serius.