Logika Perdagangan Emas Berubah: Atribut Perlindungan Nilai Kembali, Pasar yang Salah Menilai Akan Akhirnya Diperbaiki



Mulai hari ini, logika inti perdagangan emas telah mengalami perubahan, dan atribut perlindungan nilainya yang melekat akan mendapatkan perhatian dan penetapan ulang harga yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pasar. Melihat kembali pergerakan pasar kemarin, indeks ketakutan melonjak tajam, harga minyak internasional juga menguat secara bersamaan, sementara emas tidak melanjutkan tren penurunan besar yang mengikuti fluktuasi pasar sebelumnya. Performa independen ini adalah ciri khas emas sebagai aset perlindungan nilai yang seharusnya dimiliki.

Selama ini, saya selalu yakin bahwa nilai inti emas terletak pada atribut perlindungan nilainya, bukan semata-mata dipengaruhi oleh inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga. Kali ini, kenaikan besar harga minyak secara esensial akan mendorong inflasi biaya, yang ciri khasnya adalah kenaikan harga barang dan ekonomi yang lemah secara bersamaan. Jika saat ini diambil langkah kenaikan suku bunga secara gegabah, hal itu hanya akan lebih menekan daya hidup ekonomi, bahkan secara langsung memicu resesi ekonomi; memperbaiki pasokan dari akar permasalahan adalah solusi terbaik untuk menghadapi inflasi semacam ini. Dari sini, dapat dilihat bahwa pasar saat ini sama sekali tidak memiliki dasar nyata untuk kenaikan suku bunga.

Ada pendapat yang menyebutkan bahwa setelah krisis minyak tahun 1970-an memicu inflasi, Federal Reserve mengambil langkah kenaikan suku bunga secara agresif, tetapi jika memahami latar belakang ekonomi saat itu secara mendalam, akan ditemukan bahwa kenaikan suku bunga tersebut adalah keputusan terhadap inflasi kompleks, bukan sekadar reaksi pasif terhadap kenaikan harga minyak. Apalagi, situasi saat ini berbeda jauh dari masa lalu; kondisi ekonomi global dan volume utang sudah sangat berbeda dari tahun 1970-an: utang AS pada tahun 1970-an hanya sebesar 380 miliar dolar, sementara saat ini angka tersebut telah melonjak menjadi 39 triliun dolar, meningkat 100 kali lipat. Di bawah tekanan utang sebesar ini, kenaikan suku bunga secara gegabah jelas akan langsung mengguncang sistem keuangan dan bahkan memicu krisis fiskal, sehingga langkah kenaikan suku bunga seperti itu sama sekali tidak layak dilakukan.

Seiring para pelaku pasar semakin menyadari kenyataan inti bahwa "tidak akan ada kenaikan suku bunga," semua akhirnya akan memahami bahwa penurunan harga emas saat ini bukan karena fundamental yang melemah, melainkan pasar yang salah menilai, yang didasari oleh emosi ketakutan yang sengaja dibuat untuk mengganggu penetapan harga. Setelah emosi ketakutan pasar mereda dan rasionalitas kembali, nilai perlindungan nilai emas akan sepenuhnya muncul kembali, dan penilaian yang salah tersebut akan diperbaiki.
XAUT1,54%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan