Bagaimana Menciptakan Kekayaan di Pasar Saham?


Saat membeli saham, kriteria terpenting adalah mendapatkan keuntungan.
Untuk itu:
- Membeli saat pasar mengalami penurunan besar dan turun sekitar 20-30% dari puncaknya.
- Umumnya krisis ekonomi, perang, bencana alam adalah waktu yang tepat.
- Saham yang turun sangat banyak tidak selalu pilihan terbaik, lebih baik memilih saham yang turun lebih sedikit.(Perusahaan yang baik tahan terhadap krisis dan mengalami penurunan yang lebih kecil. Mereka pulih lebih cepat saat pasar pulih.)
Tidak semua sektor naik dengan tingkat yang sama. Oleh karena itu, membuat keranjang saham sektoral sangat dianjurkan.
Secara umum, setelah masa krisis berakhir, sektor keuangan akan naik lebih cepat.
Perusahaan besar akan naik lebih cepat.
Setelah itu, perlu beralih ke sektor lain dari perusahaan-perusahaan tersebut. Karena kenaikan akan menyebar ke berbagai sektor.
Kesalahan terbesar adalah mengikuti rekomendasi saham di media sosial.
Tindakan terbaik adalah membuat keranjang dari saham dengan nilai pasar tinggi. Dan membeli minimal 4 saham. Jumlah saham tidak boleh lebih dari 5. Jika tidak, Anda akan terus membeli saham baru.
Pembelian dilakukan dan keuntungan pun tercapai. Sekarang saatnya menjual saham-saham ini.
Untuk itu, indikator dasar yang perlu diperhatikan:
Indikator Analisis Fundamental
- Ketika partisipasi di pasar saham meningkat pesat.
- Ketika Bank Sentral mulai menaikkan suku bunga.
- Ketika biaya memegang uang meningkat.
Indikator Teknikal (Berbasis Grafik)
- Area Overbought (RSI): RSI di atas 70 atau 80 pada basis mingguan menandakan pasar terlalu panas dan koreksi mungkin terjadi.
- Breakout Tren: Jika harga berada dalam kanal naik dan menembus support kanal tersebut ke bawah, tren kenaikan mungkin telah berakhir.
- Cross Moving Average: Jika harga turun di bawah rata-rata bergerak 20 atau 50 hari, ini menunjukkan hilangnya momentum jangka pendek dan menengah. Jika indikator mendukung pecahnya rata-rata 50 hari, jangan ragu untuk menjual.
Situasi Strategis dan Psikologis
- Mencapai Target Harga: Saat mencapai target keuntungan 30%, 50%, atau 100% saat memulai investasi, harus disiplin dan menjual.
- Peluang Lebih Baik Muncul: Jika saham dalam portofolio naik 20% dan Anda melihat peluang yang jauh lebih murah dan potensial di sektor lain seperti energi atau teknologi, maka lakukan penjualan untuk mengalihkan modal.
- Diversifikasi Portofolio: Jika satu saham naik terlalu tinggi dan mencapai 40-50% dari total portofolio, ini berisiko. Untuk mengurangi risiko, jual sebagian dan kurangi bobotnya.
- Penarikan Modal Utama: Pertama, ambil modal utama yang Anda tanamkan, dan biarkan keuntungan tetap di dalam pasar sebagai "saham gratis". Ini akan sangat membuat Anda tenang secara psikologis.
- Penjualan Parsial: Dengan menjual 25% di titik resistance, dan seterusnya, Anda tidak melewatkan peluang kenaikan lebih lanjut.
Semua saham dijual... Uang ada di tangan... Tapi pasar belum mencapai target Anda. Dalam situasi ini, Anda bisa menempatkan dana di deposito atau Eurobond.
Jangan khawatir, pasar biasanya turun sekitar 20-30% setiap 3 tahun rata-rata. Setiap sepuluh tahun, terjadi krisis besar.
Anda bisa membeli lagi...
Membeli saham itu mudah. Keahlian terletak pada menahan dan menjualnya.
(Saham )MenghasilkanUang #Strategi
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan