Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Undang-Undang CLARITY, yang diharapkan dapat menentukan masa depan regulasi cryptocurrency di Amerika Serikat, memasuki minggu krusial yang berfokus pada mekanisme insentif stablecoin. Menurut informasi bocoran dari kantor Senator Republik Thom Tillis, teks rinci dari RUU ini akan dipublikasikan minggu depan. Perkembangan ini dianggap sebagai titik balik penting yang akan membentuk masa depan keuangan kripto di AS dan semakin menyoroti perjuangan kekuasaan yang sedang berlangsung antara lembaga keuangan tradisional dan perusahaan kripto.
Di inti perdebatan adalah kemungkinan melarang secara besar-besaran hasil seperti bunga pada saldo stablecoin, sementara mengizinkan insentif terbatas berbasis transaksi. Bank-bank tradisional khawatir bahwa produk stablecoin dengan hasil tinggi akan menyebabkan keluar masuknya dana dari deposito mereka, sementara perusahaan kripto melihat ini sebagai intervensi yang menghambat inovasi dan melemahkan daya saing mereka. Ketidakpastian ini juga berdampak negatif pada pasar; bocornya teks draf menyebabkan penurunan tajam pada saham penerbit stablecoin seperti Circle dan Coinbase. Sebagai tanggapan, sektor kripto, yang dipimpin oleh Coinbase, mengumumkan bahwa mereka sedang menyiapkan usulan tandingan yang mencakup model insentif alternatif untuk melindungi pengguna tanpa membatasi inovasi. Dalam tiga minggu ke depan, suara dan lobi intensif di dalam Komite Perbankan Senat akan membentuk versi akhir dari undang-undang ini.
Perjuangan seputar Undang-Undang CLARITY ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang peran AS dalam ekonomi kripto: Apakah negara ini akan menjadi pemimpin dalam mempromosikan ruang baru ini, atau regulator yang fokus membatasi risiko? Keputusan mengenai insentif stablecoin ini akan melampaui sekadar detail teknis dan akan menjadi peta jalan strategis yang secara langsung mempengaruhi adopsi pengguna, model ekonomi platform keuangan terpusat dan terdesentralisasi, serta daya saing global AS dalam keuangan digital.
#CLARITYAct
#CreatorLeaderboard