Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pernahkah Anda berpikir tentang siapa yang benar-benar membangun fondasi Bitcoin? Semua orang tahu Satoshi Nakamoto, tetapi ada satu tokoh yang sering diremehkan: Laszlo Hanyecz. Programmer Hungaria ini tidak hanya menghabiskan sejumlah besar bitcoin untuk dua pizza, tetapi juga secara harfiah mengubah jalannya sejarah cryptocurrency jauh sebelum tanggal 22 Mei 2010 yang terkenal itu.
Di sinilah hal yang menarik: Hanyecz tidak sekadar "menjual murah" bitcoin-nya. Dia menciptakan infrastruktur yang memungkinkan Bitcoin menjadi seperti sekarang ini. Pada tahun 2010, dia melakukan dua hal penting yang sedikit orang ingat.
Pertama, dia mengembangkan klien Bitcoin pertama untuk Mac OS X. Sebelum Laszlo Hanyecz, perangkat lunak Satoshi hanya berjalan di Windows dan Linux. Berkat karyanya, pengguna Apple akhirnya dapat terhubung ke jaringan dan mengelola dompet mereka. Mungkin terdengar sepele, tetapi ini sangat penting untuk adopsi massal.
Namun, inovasi terbesar adalah mining GPU. Pada Mei 2010, dia menemukan cara menggunakan kartu grafis untuk mining dan mengumumkannya di forum. Dia merekomendasikan NVIDIA 8800 sebagai solusi yang efektif. Penemuan ini memicu kekacauan: hashrate jaringan melonjak sebesar 130.000% hingga akhir tahun. Dimulailah perlombaan emas digital yang pertama.
Tentu saja, Satoshi tidak bisa tidak menyadarinya. Dia menghubungi langsung Laszlo Hanyecz untuk menyampaikan kekhawatirannya. Dia khawatir bahwa transisi yang terlalu cepat ke GPU mining akan membuat pengguna biasa merasa tidak tertarik lagi, karena mining dengan komputer biasa tidak akan lagi memungkinkan. Hanyecz merasa bersalah, seolah-olah dia telah merusak proyek orang lain.
Kemudian dia melakukan sebuah tindakan simbolis: menawarkan 10.000 BTC untuk satu pizza. Ini bukan sekadar transaksi lucu, tetapi sebuah pesan. Dia ingin menunjukkan bahwa Bitcoin bukan hanya tentang mining dan keuntungan, tetapi juga penggunaan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, bitcoin tersebut bernilai lebih dari satu miliar dolar dengan harga saat ini sebesar 67.900 dolar.
Kisah Laszlo Hanyecz mengajarkan kita sesuatu yang penting: inovator sejati tidak selalu yang paling banyak mendapatkan keuntungan, tetapi mereka yang membangun fondasi yang digunakan oleh semua orang. Dan Hari Pizza Bitcoin? Itu hanyalah bab paling terkenal dari kisah yang jauh lebih besar.