Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengaruh data non-farm payroll AS terhadap Bitcoin dapat dirangkum dalam satu jalur transmisi yang jelas: data bagus/buruk → perubahan ekspektasi penurunan suku bunga → fluktuasi dolar dan imbal hasil obligasi AS → arah harga Bitcoin.
Sejak masuknya institusi dan peluncuran ETF spot, penetapan harga Bitcoin telah sangat terkait dengan kebijakan moneter Federal Reserve, dan hubungan ini terutama terlihat pada hari rilis data non-farm.
Kasus terbaru: 3 April 2026
Pada pukul 20:30 waktu Beijing, Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengumumkan laporan non-farm payroll bulan Maret, menambah 178k pekerjaan (perkiraan sekitar 60k), tingkat pengangguran tetap di 4,3%, menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja jauh melebihi ekspektasi.
Setelah data diumumkan, Bitcoin sempat melonjak melewati 67.000 dolar AS dalam waktu singkat, tetapi segera kembali turun ke sekitar 66.850 dolar AS, menunjukkan pola "lonjakan tajam dan jatuh cepat". Inti logikanya adalah:
· Data non-farm yang kuat memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama;
· Indeks dolar dan imbal hasil obligasi AS menguat, mengurangi daya tarik dana dari aset berisiko volatil tinggi seperti Bitcoin;
· Dalam 24 jam sebelumnya, karena sentimen perlindungan terhadap risiko dan konflik geopolitik menjelang data non-farm, lebih dari 140k orang mengalami margin call, dengan total kerugian mencapai 422 juta dolar AS.
Selain itu, rebound kuat data non-farm bulan Maret banyak dipengaruhi faktor sementara seperti berakhirnya mogok kerja di industri layanan kesehatan (sekitar 35k dokter kembali bekerja); sementara data bulan Januari direvisi naik menjadi 160k, dan data Februari direvisi turun sebesar 133k, menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja tidak sekuat yang tampak.
Poin perhatian selanjutnya:
· "Kebenaran" tentang kualitas pekerjaan: jika jumlah pekerjaan penuh waktu berkurang dan pekerjaan paruh waktu meningkat (seperti yang terlihat pada laporan November), gambaran data mungkin menutupi kelemahan nyata pasar tenaga kerja, sehingga masih ada peluang rebound harga Bitcoin.
· Pernyataan pejabat Federal Reserve: setelah data diumumkan, jika pejabat mengeluarkan sinyal hawkish (menekankan perlunya mempertahankan suku bunga tinggi), ekspektasi penurunan suku bunga akan semakin ditekan, memperpanjang siklus penyesuaian Bitcoin.
· Data inflasi (CPI) yang berdekatan: jika CPI dan data non-farm yang kuat membentuk kombinasi "overheating ekonomi", ekspektasi penurunan suku bunga akan semakin tertunda, memberi tekanan kedua pada Bitcoin; jika inflasi mereda secara moderat, ruang untuk penurunan suku bunga akan terbuka kembali, memperkuat potensi rebound.
· Peristiwa berganda: saat ini harga Bitcoin masih berjuang di kisaran 66.000-67.000 dolar AS, dan perlu memperhatikan arus pembayaran utang FTX (sekitar 2,2 miliar dolar AS) serta perkembangan situasi di Timur Tengah.
Kesimpulan:
Data non-farm sudah tidak lagi sekadar laporan statistik bulanan, melainkan variabel kunci dalam penetapan harga pasar kripto terhadap jalur kebijakan Federal Reserve. Data non-farm yang kuat → penundaan penurunan suku bunga → tekanan pada Bitcoin; data non-farm yang lemah → ekspektasi penurunan suku bunga meningkat → rebound Bitcoin. Pola ini telah terbukti berulang dalam data historis. Bitcoin telah bertransformasi dari aset pinggiran menjadi indikator penting ekonomi makro, dan pergerakan harganya sangat terkait dengan ekspektasi kebijakan Federal Reserve.
⚠️ Peringatan risiko: Isi di atas hanya untuk referensi, tidak merupakan saran investasi apa pun. Volatilitas pasar yang besar sebelum dan sesudah rilis data non-farm, serta risiko trading dengan leverage, harus dipertimbangkan secara hati-hati. Evaluasi kemampuan risiko pribadi secara rasional dan buat keputusan secara bijaksana.