Keputusan untuk memperluas fungsi Pix ke negara lain dapat memiliki konsekuensi tak terduga bagi Brasil, karena dalam laporan terbaru dari Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menyatakan bahwa Pix menempatkan sistem pembayaran swasta alternatif pada posisi yang tidak menguntungkan, karena menawarkan biaya nol dan penyelesaian instan, meninggalkan raksasa internasional seperti Mastercard dan Visa. Namun demikian, Presiden Luiz Inácio Lula da Silva menjadikan perlindungan Pix sebagai bendera kampanye pemilihan ulangnya dalam pemilihan mendatang, dengan menyatakan bahwa Pix milik Brasil dan tidak ada yang akan mengubahnya karena layanan yang diberikan kepada rakyat Brasil. Internasionalisasi Pix dapat menciptakan preseden bagi negara lain yang juga dapat mengembangkan sistem penyelesaian mereka sendiri tanpa menggunakan standar internasional yang ada, dan melemahkan hegemoni dolar AS.#GateSquareAprilPostingChallenge

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan